Nelayan Pamekasan Masih Gunakan Alat Tangkap Terlarang

231 views

Ilustrasi. (FOTO: Google)

PAMEKASAN, MADURACORNER.COM- Dinas Perikanan Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menyebut nelayan setempat masih banyak menggunakan alat penangkap ikan terlarang. Seperti pukat harimau, dan bom condet.

“Dua jenis alat tangkap terlarang itu merusak terumbu karang yang menjadi hunian ikan-ikan kecil,” sesal Kabid Pemberdayaan Nelayan Dinas Perikanan Pamekasan, Bambang Budi Santoso dikutip dari Mediamadura.com, Selasa (19/2/2019).

Penggunaan bahan peledak yang menjadi pilihan mayoritas para nelayan sangat disayangkan. Apalagi, selama 2018 kerusakan tutupan terumbu karang di perairan Kecamatan Pasean, Pademawu, Batumarmar, Tlanakan, dan Larangan, hampir 50 persen dari total 276,42.

“Kami berharap nelayan menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan, agar ekosistem laut bertahan lama,” tuturnya. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Ahmad