NU – Muhammadiyah Beda Hari, Kenikmatan Perbedaan Dalam Islam

image

Ilustrasi

Bangkalan, maduracorner.com – Umat Islam merayakan Idul Adha 1436 H hari ini, (24/9/2015). Termasuk di Bangkalan. Mereka berduyun-duyun pergi ke masjid untuk menunaikan sholat ied. Dan memotong hewan qurban sesudahnya.

“Alhamdulillah, kita bisa merayakan Idul Adha 1436 H tahun ini dengan penuh kenikmatan”,ujar salah seorang warga Perumahan Nilam Bangkalan, Budi Utomo kepada maduracorner.com usai sholat Ied.

Namun berbeda dengan tahun sebelumnya, Hari Raya Qurban tahun ini tidak dirayakan serentak umat Islam di Indonesia. Karena ormas Muhammadiyah lebih dahulu merayakannya sehari lebih cepat, yakni hari rabu (23/9/2015) kemarin.

Semisal yang dilakukan ratusan warga Muhammadiyah di Desa Manggisan Kecamatan Burneh. Mereka melakukan sholat Ied di alun – alun Desa Manggisan pagi hari. “Sesuai perintah Majelis Tarjih Muhammdiyah, Hari Raya Idul Adha 1436 H ditetapkan hari rabu,”terang Ketua PHBI dan Panitia Qurban Muhammadiyah Kecamatan Burneh, Mualimin kepada maduracorner.com.

Diakuinya, secara aqidah pelaksanaan sholat Idul Adha 1436 H memang beda dengan pemerintah maupun NU pada tahun ini. Namun inilah pilihan yang terbaik dan perbedaan itu harus dihormati. “Kita harus menghormati perbedaan yang terjadi  saat ini,”ujarnya sambil tersenyum.

Sementara untuk jumlah hewan korban tahun ini, warga Muhammadiyah Burneh memotong lebih sedikit bila dibandingkan dengan 2014 lalu. Jika tahun sebelumnya jumlah hewan qurban 21 ekor untuk sapi dan 12 ekor kambing, maka tahun ini ‘hanya’ 19 ekor sapi dan 5 ekor kambing saja.

“Jumlah hewan korban berupa sapi dan kambing memang menurun tahun ini jika dibandingkan dengan tahun lalu. Daging qurban ini nantinya akan dibagikan kepada warga kurang mampu, anak yatim dan para janda,”pungkas Mualimin. (yan/mad).

Penulis : Aryan
Editor  : Mamad El Shaarawy

Email Autoresponder indonesia