Obrak Balapan Liar di Ring Road Barat Bangkalan, 200 Motor Diamankan Polisi

200 Motor diamankan Polisi

200 Motor diamankan Polisi



Bangkalan,maduracorner.com – Sebanyak 60 aparat gabungan Satlantas, Sabhara, dan Intelkam diterjunkan Polres Bangkalan guna menangkap ratusan pemuda di lokasi balapan liar ring road barat Bangkalan, jumat (13/3/2015) petang. Bukan merupakan rahasia lagi, jika jalan kembar yang masih kinyis-kinyis dijalan Asmara itu sering dijadikan ajang balapan sepeda motor (R2). Karuan saja, masyarakat yang melintas dijalan itu, dibuat ketir – ketir.

“Saya ketir-ketir melintas dijalan yang dipakai kebut-kebutan R2 itu, pak. Jadi terpaksa menunggu lama hingga balapan liar itu selesai,”keluh Miftah (35), warga Perumahan Soka Park Desa Bilaporah Kecamatan Socah Bangkalan, Jum’at, (13/3/2015). 

Tak heran, ketika menerima laporan dari masyarakat, Polres Bangkalan bertindak cepat dengan melakukan pemantauan sebelum menutup akses keluar masuk jalur di Jalan Asmara tersebut.

 
Kemudian sekitar pukul 17.00 WIB, puluhan aparat mulai melakukan penutupan di ujung jalur sisi barat, Desa Martajasah. Aparat lainnya menggiring para pembalap liar itu ke sisi timur, Desa Bilaporah.
 
Saat melihat kehadiran petugas itu, para pembalap liar kalang kabut dan mencoba melarikan diri. Tapi sayang usaha tersebut gagal karena satu – satunya jalur alternatif menuju Perumahan Lavender juga dijaga aparat.

Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Nopta Histaris mengatakan, pihaknya sudah lama memantau balapan liar di Jalan Asmara itu. Nah,  setelah menerima keluhan masyarakat. langsung melakukan gerak cepat untuk menangkap pembalap liar itu. 
 
“Kami memang menerima laporan dari masyarakat. Lalu kami pantau beberapa hari. Dan petang har ini kami, kami kerahkan anggota untuk merazia lokasi balapan liar tersebut”,terang Nopta Histaris.

Perwira dengan 3 balok kuning di pundak ini menuturkan, selain bisa mengancam keselamatan pembalap itu sendiri, balapan liar ini juga mengancam keselamatan pengendara lainnya. Ditegaskannya, dia  tidak akan memberi toleransi kepada balapan liar yang sangat berbahaya tersebut,

“Beberapa R2 kami serahkan kembali. Sebab kendaraanya sesuai standar dan surat – suratnya lengkap. Sedangkan surat-suratnya yang tidak lengkap dan  tidak sesuai standar. Kami bawa ke mapolres,”jelasnya.
 
Yang bikin miris lagi menurut Nopta Histaris, balap liar ini juga dijadikan ajang taruhan atau judi para anak muda tersebut. “Itu juga bikin miris kami. Selain balapannya sudah membahayakan pengendara, juga dijadikan ajang judi”,pungkasnya. (yan/mad)
Email Autoresponder indonesia