Ongkos Pelipatan Suara Murah, Relawan Pelipat Suara Enggan Bekerja

Relawan Pelipat Suara Enggan Bekerja, Tinggalkan tempat pelipatan suara-foto: Nur Sofia/MC.com

Relawan Pelipat Suara Enggan Bekerja, Tinggalkan tempat pelipatan suara-foto: Nur Sofia/MC.com

Ramai-Ramai tinggalkan tempat pelipatan suara I oleh : Nur Sofia

Maduracorner.com, Sampang– Dinilai ongkos pelipatan surat suara terlalu murah, puluhan relawan tiba-tiba bergegas meninggalkan tenis indoor Sampang tempat pelipatan surat suara. aksi peluhan relawan ini terjadi saat Hernandi Kusuma Hadi salah seorang komisioner KPUD Sampang, mengumumkan tarif pelipatan surat suara sebesar Rp 50 per lembar.

Para relawan menilai tarif Rp 50 perlembar terlalu murah, seperti penuturan Mufaddo salah searang relawan yang menilai tarif tersebut teralalu minim dan tidak adil, sebab didaerah lain tarif pelipatan surat suara sebesar Rp 100 per lembar. hal itulah yang membuat mufaddo beserta relawan lainnya mengurungkan niatnya membantu melipat surat suara yang mencapai 3.227.104.

“ini tidak adil, kenapa cuma di Sampang yang honornya segini (50 rupiah red),” ujar Mufaddo, Kamis (6/3).

Menanggapi protes para relawan, Hermandi Kusuma Hadi menjelaskan, terjadi kesalapahaman dari para relawan yang batal melipat surat suara, sebab pencairan anggaran dari pusat dijadikan dua tahap oleh KPUD Se Madura, yakni Rp 50 per lembar untuk pelipatan dan Rp 45 per lembar untuk penyortiran, sedangkan sisanya akan dikembalikan ke KPU Pusat.

“Karena itulah, jika ditotal satu lembarnya bernilai Rp 95, hanya selisih Rp 5 dengan daerah lain,” jelas Hernandi Kusuma Hadi(fia/shb)

Email Autoresponder indonesia