“Osas Tidak Menghargai Isi Kontrak!”

640 views

 

osas saha

osas saha


Osas Saha Resmi Dipecat | Oleh Mamad el Shaarawy

maduracorner.com, Pamekasan – Sejumlah pemain secara resmi tidak diperpanjang kontraknya oleh managemen Persepam Madura United (PMU). Salah satunya Osas Marvelous Saha. Pihak managemen berdalih, pemecatan striker yang sudah mengoleksi 6 gol bagi PMU bukan masalah tekhnis. Namun karena yang bersangkutan selalu merengek minta keluar dari tim alias mengaku tidak betah lagi di Madura.

Hal tersebut disampaikan oleh Manager PMU Achsanul Qasasi (AQ). Laki-laki asal Sumenep tersebut menerangkan, kepergian Osas sebenarnya bukanlah kehendak managemen. Namun karena yang keinginan yang bersangkutan. “Sudah 5 kali dia merengek minta mundur. Hatinya sudah tidak di Madura lagi”,tutur AQ kepada maduracorner.com dengan nada geram.

AQ juga menyatakan, hengkangnya Osas sebenarnya sangat merugikan pihak managemen utamanya pada factor financial. Menurutnya, klub dapat meminta Osas untuk mengganti uang muka yang sudah dikeluarkan klub yakni 50 persen dari besaran kontrak sebagaimana bunyi dari perjanjian kontrak antara klub dengan Osas.

“Tapi yang bersangkutan mengaku tidak mampu. Ya daripada mengganggu keharmonisanklub, maka Osas terpaksa kami lepas saja”,ungkap AQ. “Maka jangan menyalahkan managemen atas kepergian Osas. Tapi dia sendiri yang tidak menghargai kontrak”,tegas AQ lagi.

Kabar terbaru, striker berkebangsaan Nigeria tersebut langsung bergabung dengan salah satu klub ISL asal Kalimantan.

Sementara itu, kontrak dua pemain senior PMU juga tidak diperpanjang. Mereka adalah Sudirman dan Indriyanto Nugroho. Salah satu alasan utamanya adalah masalah usia keduanya serta kalah bersaing dengan pemain lain yang lebih muda.

“Untuk Indriyanto, kami fokuskan dia untuk kursus pelatih atas biaya klub. Sedangkan bagi Sudirman, PMU akan membantu dia mencarikan klub baru di kompetisi divisi utama. Apa yang kami lakukan bagi keduanya ini, sebagai penghargaan bagi mereka berdua atas dedikasinya bagi klub”,terang AQ panjang lebar. Sebagai catatan, kedua pemain senior tersebut menjadi pahlawan dan tulung punggung klub. Keduanya ikut meloloskan PMU ke ISL pada tahun 2012 lalu.

Selain ketiga pemain tersebut, ada 3 pemain lokal lainnya yang dipecat dengan alasan berbeda. Mereka adalah M Hussein, Handik dan Anton Samba. Hussein dan Handik dianggap belum mampu bersaing di level ISL. Sementara Anton Samba lebih banyak berkutat dengan cideranya sehingga tidak bisa maksimal memberikan kontribusinya bagi klub.(mad)

Email Autoresponder indonesia