Panwaslu Temukan Indikasi Kecurangan

663 views
suasana penghitungan suara ulang pilpres di kpu sampang. foto : sofia/mc.com

suasana penghitungan suara ulang pilpres di kpu sampang. foto : sofia/mc.com

Hasil Hitung Ulang Surat Suara Pilpres 8 TPS di Ketapang dan Banyuates | oleh : sofia

Maduracorner.com, Sampang – Komisi pemilihan umum kabupaten Sampang akhirnya melaksanakan penghitungan ulang surat suara pilpres di 8 TPS pada Kecamatan Ketapang dan Kecamatan Banyuates seperti yang direkomendasikan Bawaslu Jatim, siang tadi. Dan hasilnya, pada rekapitulasi mulai dari tingkat KPPS, tingkat PPS, Tingkat PPK dan tingkat kabupaten, ternyata banyak ditemukan ketidaksesuaian data perolehan suara antara formulir C-1 yang dimiliki oleh Panwaslu Sampang dengan surat suara yang di hitung ulang.

Anggota Panwaslu Sampang Akhmad Ripto mengatakan, fakta baru ditemukan pada penghitungan ulang dimana perolehan suara dari kedua Capres ada yang berkurang dan ada juga yang bertambah. Panwaslu berkesimpulan setelah penghitungan surat suara ada perubahan perolehan suara di masing-masing TPS.

“Temuan hasil penghitungan ulang di Desa Ketapang Barat di  TPS 2 Jokowi. JK yang sebelumnya kosong setelah dihitung ulang mendapat suara 8, surat suara tidak sah 1 menjadi 5, di TPS 13 Prabowo – Hatta yang semula mendapat 521 suara setelah dihitung ulang mendapat 523 suara sedangkan surat suara tidak sah yang semula 2 menjadi kosong sementara Jokowi – JK tetap kosong, lalu di TPS 14 Prabowo – Hatta sebelumnya mendapat 397 suara, Jokowi – JK kosong, suara tidak sah 3 namun setelah dihitung ulang Prabowo – Hatta mendapat 361 suara dan Jokowi – JK 8 suara serta surat suara tidak sah 29. Untuk TPS 15 sebelumnya Prabowo – Hatta mendapat 396 suara dan Jokowi – JK kosong serta surat suara tidak sah 4, namun setelah di hitung ulang Prabowo – Hatta mendapat 391 suara dan Jokowi – JK kosong serta suara tidak sah 3,” urainya.

Selain itu, di Kecamatan Banyuates di TPS 10 Desa Lar-lar sebelumnya Prabowo – Hatta 5 suara dan Jokowi – JK 340 suara serta suara tidak sah kosong, ternyata setelah di hitung ulang Prabowo – Hatta mendapat 1 suara dan Jokowi – JK 339 suara serta suara tidak sah menjadi 3. Untuk TPS 4 Desa Tlageh Prabowo – Hatta yang sebelumnya kosong dan Jokowi-JK 284 suara serta suara tidak sah kosong, namun setelah dihitung ulang Prabowo-Hatta berganti mendapat 195 suara dan Jokowi-JK 93 serta suara tidak sah 1. Sedangkan di TPS 2 Desa Kembang Jeruk Prabowo-Hatta sebelumnya mendapat 4 suara dan Jokowi-JK mendapat 277 serta suara tidak sah kosong, namun angka kedua pasang Capres menjadi berubah setelah dilakukan hitung ulang dimana Prabowo-Hatta mendapat 31 suara dan Jokowi-JK 248 suara serta suara tidak sah 4. Untuk TPS 10 Desa Kembang Jeruk sebelumnya Prabowo-Hatta mendapat 2 suara dan Jokowi-JK 213 suara serta suara tidak sah 3, setelah di hitung ulang Prabowo-Hatta mendapat 33 suara dan Jokowi-JK 8,” terang Ripto, Selasa siang tadi (22/7).

Atas temuan tersebut Panwalu Sampang akan melaporkan ke Bawaslu Provinsi dan untuk langkah selanjutnya Bawaslu yang akan menentukan, apakah akan di lakukan pemungutan suara ulang atau tidak. Sementara itu untuk KPPS yang teledor juga masih akan dilaporkan ke Bawaslu apakah termasuk pelanggaran administratif atau pidana.(fia/krs)

 

 

Email Autoresponder indonesia