Pasca Pembangunan Suramadu, Pengangguran di Bangkalan Masih Tinggi

image

Lalu Lalang Kendaraan di Jembatan Suramadu

Bangkalan, maduracorner.com – Pencanangan sebagai kawasan industri di Kabupaten Bangkalan, pasca dibangunnya jembatan Suramadu, hingga kini belum terwujud. Salah satu indikasinya, yakni jumlah pengangguran masih cukup tinggi.

Catatan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertras) Kabupeten Bangkalan menunjukan, para pencari kerja sebanyak 567 orang sejak bulan Januari sampai Nopember 2015. Rinciannya, 402 laki-laki dan 165 perempuan. “Penyebabnya, ketersediaan lapangan kerja sangat minim,”papar Kepala Seksi Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja Dinsosnakertrans Bangkalan, Mohammad Tarso kepada maduracorner.com, senin (14/12/2015).

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah. Karena setiap tahun angka kelulusan dari SMA maupun perguruan tinggi selalu meningkat. Namun, tidak diimbangi oleh adanya lapangan pekerjaan bagi usia produktif. “Pencari kerja 70 persen didominasi oleh lulusan SMA. Sedangkan lulusan perguruan tinggi 20 persen dan 10 persen lulusan SMP,”paparnya.

Akibat sempitnya lapangan kerja, tidak sedikit warga Bangkalan yang nekat menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di sejumlah negara. Sebut saja, Malaysia, Hongkong, Singapura, dan Taiwan hingga Brunei Darussalam. “Yang berangkat menjadi TKI sebanyak 57 orang. Terdiri dari 19 perempuan dan 38 laki-laki,”tandasnya. (her/mad)

Penulis: Heriyanto Ahmad
Editor: Mamad el Shaarawy

Email Autoresponder indonesia