Pedagang Srimangunan Tak Mau Tempati TPS

411 views

image

Sampang,Maduracorner.com- pedagang korban kebakaran pasar Srimangunan Sampang tidak mau menempati  tempat penampungan sementara (TPS) yang telah diberikan pemkab Sampang. Pasalnya, TPS yang dibangun. Dengan dana sebesar Rp 2 Milyar itu dikerjakan asal-asalan.

Selain itu, Para pedagang juga mengeluhkan Pembangunan kios yang dikerjakan  asal jadi, sebab paara pedagang harus  merombak lagi kios yang sudah jadi karena bentuk bangunannya tidak disesuaikan dengan tempat berjualan. Selain itu sebagian kios juga belum dipasang lampu.

Rata-rata bangunan kios yang di rombak oleh pedagang meliputi pintu, pembatas TPS dangan TPS lain dan juga lantai kios yang kondisinya menganga, yang memungkinkan air akan masuk ke dalam kios saat hujan turun.

Untuk merenofasi bangunan kios, pedagang harus merogoh uang pribadi.” Kalau biaya dari kantong pribadi kira-kira habis satu jutaan, kalau yang punya biaya langsung dikerjakan tapi yang gak punya biaya masih nyari pinjaman.” kata salah seorang pedagang, Syamsul. rabu (22/10/2014).

Hal yang sama juga dikeluhkan oleh Jumiati, yang mengaku terpaksa merombak ulang sebagian kios dengan meninggikan lantai kios dengan panggung kayu, untuk antisipasi musim hujan.

“Kalau tidak dirombak ulang takut dagangan hilang, karena tidak tertutup semua. Sepertinya memang asal jadi,” jelas Jumiati.

Sementar itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Sampang menyatakan tidak ikut campur terkait teknis pembangunan kios bagi korban kebakaran. “Pihak kami sudah menyerahkan  sepenuhnya kepada tim teknis, BPBD hanya penanggulangan saja,” ujar Kepala BPBD Sampang Wisnu hartono.

Penulis : S. Umar Al Farouq
Editor   : Sohib