Pedemo Tuding Pamekasan Kota Pelacur

Pamekasan, Maduracorner.com – Belasan pemuda yang mengatasnamakan Forum Pemuda Pamekasan Peduli (FP3) berdemo di depan kantor bupati pamekasan terkait dugaan perilaku mesum oleh oknum pejabat PNS dilingkungan Bappeda pamekasan. Aksi yang berlangsung sejak pukul 11.30 itu menyebut kota pamekasan sebagai kota pelacur.

Alasannya, karena kasus dugaan mesum yang sudah nyata terekam video dan dilakukan oleh pejabat di kantor Bappeda itu tak kunjung ditindak tegas. Meskipun, sudah di demo hingga empat kali.

“Kami kecewa, karena bupati tak bisa menemui kami, kami katakan pamekasan sudah jadi kota pelacur, akibat kasus porno ini,” kata Basri salah satu orator

Rencananya, pihaknya ingin menunjukkan bukti video mesum yang dilakukan oleh pejabat Bappeda di kantornya kepada bupati. Tujuannya, untuk mempercepat pengusutan kasus porno tersebut.
“Pamekasan yang katanya kota pendidikan dan gerbang salam, kini sudah luntur,” katanya.

Tak hanya itu, pedemo juga mendesak supaya kepala bappeda, sekda dan bupati pamekasan melepas jabatannya jika tak bisa menangani kasus tersebut. Sebab, pihaknya menilai ada pembiaran dan terkesan melindungi terhadap pejabat yang mencoreng nama baik kabupaten pamekasan.

“Jangan hanya janji, kami butuh bukti, usut tuntas pelaku mesum yang terlibat di kantor bappeda pamekasan,” pungkasnya.

Sementara itu, sekda kabupaten pamekasan Muhammad Alwi saat menemui pedemo mengungkapkan, pihaknya sudah meminta dinas terkait untuk melakukan pemeriksaan. Sebab, kewenangan untuk melakukan pemeriksaan adalah dinas terkait
“Terkait masalah ini, silahkan langsung ke Bappeda.karena ia yang akan memeriksa” ucapnya.(WIWIN)

Posting Terkait