Pembakaran Mobil Penambang Pasir Ilegal Bentuk Kekecewaan Masyarakat

image

Mobil pik up yang dibakar

Sumenep, maduracorner.com -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumenep, menilai terjadinya aksi pembakaran terhadap mobil penambang pasir ilegal di Kecamatan Ambunten  beberapa waktu lalu,  merupakan bentuk kekecewaan masyarakat kepada pihak Pemerintah  Daerah maupun aparat Kepolisian,  karena selama ini belum ada tindakan tegas.

Sehingga berdampak terhadap lingkungan di sekitar itu mengalami kerusakan cukup parah. Jika kondisi ini dibiarkan rawan terjadi bencana. Kalau sudah begitu, masyarakat yang akan menjadi korban.

”Kekecewaan hingga terjadi aksi pembakaran mobil penambang pasir liar muncul ketika masyarakat yang seringkali mengadukan tak pernah ditanggapi oleh pihak-pihak terkait, sehingga lingkungan di daerah pesisir mengalami keusakan yang cukup parah,” terang Indra Wahyudi, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sumenep, Selasa (06/10/2015).

Anggota Dewan dari Partai Demokrat ini meminta kepada pemerintah maupun aparat kepolisian turun tangan dan mencari solusi, sehingga kejadian tersebut tidak  menjadi konflik di lingkungan masyarakat agar tidak sampai terjadi seperti di Kabupaten Lumajang.

Penulis : Yoe
Editor : Altsaqib

Email Autoresponder indonesia