Pembangunan Pelabuhan International di Socah Mangrak ?

1242 views

Proyek Pembangunan Pelabuhan dihentikan sementara   | oleh : Nizamuddin

 

jalan askses ke proyek pelabuhan International di Socah-Foto : Nizamuddin/MC.com

jalan askses ke proyek pelabuhan International di Socah-Foto : Nizamuddin/MC.com

Maduracorner.com,Bangkalan – Pembangunan proyek Pelabuhan International di kecamatan socah kabupaten Bangkalan dihentikan. pasalnya, pemerintah saat ini tengah membangun jalan akses yang menguhubungkan jembatan Suramadu dengan Pelabuhan tersebut masih dalam proses penyelesaian. “Proyek pembangunan kota pelabuhan tidak mangkrak, akan tetapi memang sengaja diuruk sebagian, sebagai pra proyek sambil menunggu proses penyelesaian jalan akses dari suramadu  dan menunggu kesiapan fasilitas lainnya, seperti ketersediannya air bersih dan pasokan listrik,” kata Pelaksana Proyek, H Yasin Marselly, Ahad (24/03).

Dijelaskan dia, Proyek pengurukan lahan seluas 100 Hektar untuk pembangunan pelabuhan peti kemas yang ada di desa Pernajuh kecamatan socah bangkalan itu untuk sementara masih dihentikan, karena masih menunggu proses pembangunan jalan akses yang menghubungkan jembatan suramadu dengan kota pelabuhan,  yang nantinya akan menjadi pelabuhan terbesar di Indonesia ini. “Jadi sebenarnya bukan mandek,
karena untuk membangun pelabuhan itu harus ditunjang, sarana dan fasilitas yang harus dilengkapi, jadi kita antara investor dan pemerintah harus bagi bagi tugas, pemerintah yang menyediakan fasilitasnya, investor yang membangunnya,”  tutur Yasin Marsely.

Lebih lanjut Yasin Marselly menjelaskan, pada awalnya, proyek pembangunan kot pelabuhan ini hanya untuk pelabuhan peti kemas bersekala kecil saja, seperti hanya untuk kapal yang bisa menampung muatan sekitar 2 ribu kontainer saja, namun pada perkembanganya, pemerintah pusat dan propinsi Jawa Timur memproyeksikan pelabuhan socah ini, menjadi pelabuhan berskala internasional, yang bisa melakukan bongkar muat kapal besar, dengan muatan kapal 16 ribu kontainer, seperti pelabuhan yang ada di singapura.

Sebenarnya kata  Yasin Marsely, program untuk membangun pelabuhan itu tidak membutuhkan waktu lama, 1 s/d 2 tahun itu sudah selesai, asalkan antara investor dan pemerintah daerah  bisa membangun sinergi yang baik.

Mat Asan salah seorang warga di kecamatan Socah sangat menyayangkan lambannya pembangunan kota pelabuhan tersebut. “Kami sangat menyangkan pembangunan mega proyek pelabuhan internasional yang akan menjadi jantung pembangunan di pulau madura ini, belum berjalan maksimal, padahal masyarakat madura, sangat mengharapkan peningkatan kesejahteraan dengan hadirnya industrialisasi di pulau madura,”  kata Mat asan (nzm/min).

 

Email Autoresponder indonesia