Pemberlakuan Plastik Berbayar Dinilai Setengah-setengah

770 views

image

Pamekasan, Maduracorner.com –  Lembaga Pemberdayaan dan Pengembangan Masyarakat (LP2M) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur menyoal pemberlakuan plastik berbayar untuk mengurangi sampah palstik.

Pasalnya plastik berbayar tersebut hanya dilakukan di swalayan besar dan minimarket berjaringan.  Padahal masih banyak minimarket lokal maupun toko kecil yang belum memberlakukan plastik berbayar.

Ketua LP2M Pamekasan, Heru Budi Prayitno menilai pemberlakuan plastik berbayar tersebut setengah-setengah. Sebab hanya diberlakukan di toko berlaku besar, sehingga dia mempertanyakan program itu.

”Jangan sampai terkesan pemerintah ini mau berdagang dengan rakyatnya. Karena itu diberlakukan dengan setengah-setengah” Kata Heru kepada wartawan, Sabtu (19/3/2015).

Ditambahkan Heru, sebenarnya dirinya tidak setuju dengan plastik berbayar, sebab jika tujuan pemerintah mengurangi sampah plastik demi lingkungan, pemberlakuan plastik berbayar kurang tepat.

”Karena plastik yang dijual tetap plastik yang tidak ramah lingkungan dan juga tidak bisa terurai,” imbuh Heru.

Menurut Heru, pemberlakuan plastik berbayar tersebut justru menguntungkan pengusaha atau oknum pejabat yang sengaja bekerjasama dengan perusahaan untuk mengambil keuntungan.(*)

penulis : Fatahillah Kamali

Email Autoresponder indonesia