Pemkab Bangkalan Berencana  Menaikan PAD Tahun 2015

966 views

image

Bangkalan, Maduracorner.com -meski pendapatan asli daerah (PAD) tahun ini mengalami penurunan dan tidak memenuhi target sebagaimana yang telah ditentukan. Namun Pemkab. Bangkalan berencana akan menaikan pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun 2015 yang akan datang, dengan cara memperhatikan pertumbuhan ekonomi yang terus bergerak maju. Termasuk pengolaan sumber pajak dan retribusi yang diatur dalam UU No.28/ 2009 dengan  lebih menggalakan pajak rumah makan, pajak restoran, parkir, pariwisata, retribusi daerah dan penanaman modal.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bangkalan, Muh. Makmun Ibnu Fuad sebagai tindak lanjut dari  pemandangan umum (PU) fraksi-fraksi dalam rapat parripurna pada tanggal 7 Nopember 2014 lalu. Dimana masing-masing fraksi telah menyampaikan apreasi, terhadap RAPBD 2015. Dimaksudkan pula untuk mencapai kesamaan persepsi antara ekskutif dengan legislatif pada ABPD dan pembangunan 1 tahun kedepan. “Untuk meningkatkan  PAD tahun 2015, pemkab Bangkalan rencananya akan lebih menggalakan pajak rumah makan, pajak restoran, parkir, peningkatan pajak reklame, retribusi pengelolaan sumber pajak yang diatur oleh UU No.28/2009,pariwisata dan penanaman modal,” ujar Bupati Momon pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bangkalan dengan acara Penyampaian Nota Jawaban Bupati Atas PU Fraksi DPRD Kabupaten Bangkalan Terhadap Pengantar Nota Keuangan Bupati Bangkalan Tentang Rancangan APBD Tahun Anggaran 2015, Selasa, (11/11/2014).

Selain itu, akan menampung dan nantinya akan dipakai sebagai masukan dari beberapa usul yang disampaikan lewat PU fraksi- fraksi diantaranya, pembayaran pajak dan retribusi secara on line, akan menjadi perhatian. Penyedian biaya pilkades serentak sesuai UU No 6/2014 tentang desa disesuaikan dengan kemampuan daerah. Perbaikan jalan desa dari desa Nyorundung Tanah Merah sampai desa Ketetang Kwanyar. 

Selanjutnya masukan soal beberapa kampung yang masih belum ada aliran listrik, nantinya akan dilaksanakan secara bertahap. Pemerataan penempatan guru – guru profesional yang berstatus PNS di desa terpencil dilaksanakan secara bertahap. Menurunkan angka kematian bayi, masyarakat miskin dapat terlayanani tanpa diskriminasi dan optimalisasi posyandu melalui desa siaga.

“Semua usul-usul fraksi kami tampung dan dipertimbangkan untuk direalisasikan pada pelaksanaan APBD 2015 dalam rangka kemandirian daerah, Pemkab. Bangkalan berusaha meningkatkan standar operasional pelayanan atau SOP sebagai komitmen meningkatkan pelayanan dengan melibatkan peran serta masyarakat sehingga pelayanan bisa lebih cepat tepat dan terpadu,” pungkas Ra Momon.

Penulis: Aryan
Editor : Sohib

Email Autoresponder indonesia