Pemkab Sampang Menanggung Biaya Pengobatan Korban Ambruknya Atap Sekolah

image

Sekda Sampang (pakai kaos) mengunjungi korban di RSUD

Sampang,Maduracorner.com– Pemkab Sampang akan menangung biaya pengobatan Belasan siswa SMPN 1 Sampang yang menjadi korban ambruknya atap bangunan sekolah.

“Semua biaya pengobatan ditanggung oleh pemerintah, saya juga sudah perintahkan kepada Dr. Yuliono (Humas RSUD) agar korban yang sudah di pulangkan tetap di datangi dan dipantua kesehatannya. Karena ini merupakan pengamanan kesehatan yang maksimal, ” Jelas Sekertaris Daerah (Sekda) Sampang Puthut Budi Santoso. Minggu (30/11/2014).

Putut juga memastikan musibah ambruknya atap atap sekolah tidak akan mengganggu kegiatan belajar mengajar. Apalagi senen depan para siswa mengikuti kegiatan ujian latihan semester.

“Hari Senin masuk seperti biasa, itu ada ruangan yang masih bisa dipakai, ada aula yang cukup bisa dipakai” pungkasnya.

Ambruk atap sekolah SMPN 1 Sampang terjadi pagi kemarin, saat kegiatan belajar mengajar masih berlangsung. 15 siswa kelas 7 H dan kelas 7 G dan 2 guru mengalami luka terkena reruntuhan bangunan. dari 15 siswa yang menjadi korban paling banyak di alami oleh siswa kelas 7 G yang mencapai 11 siswa, sedangkan 4 siswa lainnya dari kelas 7 H serta kepala sekolah dan seorang guru IPA.

Penulis : S Umar Al Farouq
Editor   : Sohib

Email Autoresponder indonesia