Pemohon KTP Elektronik di Kantor Disdukcapil Sumenep Membludak

1059 views

Pemohon KTP-el ketika antre di kantor Disdukcapil Kabupaten Sumenep. (FOTO: Sai)

SUMENEP, MADURACORNER.COM-Ratusan pemohon Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) memadati kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumenep, Selasa (24/7/2018).

Membludaknya pemohon KTP-el ini, sebagai dampak dari dihapusnya kantor UPT Disdukcapil di sejumlah kecamatan. Sehingga, masyarakat yang berasal dari daratan dan kepulauan terpaksa datang ke kota.

Salah satu pemohon, Mahdi mengaku resah, bahkan merasa disiksa untuk mendapatkan KTP-el tersebut. Sebab, sejak awal tahun 2017 lalu, permohonan KTP-el miliknya tidak kunjung dicetak.

“Saya buat hampir dua tahun. Saat dikonfirmasi ke kecamatan malah disuruh langsung urus sendiri ke Disdukcapil Kabupaten,” keluhnya.

Pernyataam serupa disampaikan Sarwini, warga Pulau Giligenting. Dia rela jauh-jauh datang ke kota Sumenep, dan melawan ombak besar demi mengurus permohonan KTP-el yang diajukan sejak empat bulan lalu.

“Mestinya pihak kecamatan yang menuntaskan pembuatan KTP-el. Tapi malah dipimpong ke kabupaten yang sampai sekarang belum juga dicetak,” sesalnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Sumenep, Ahmad Zaini tidak menampik jika penghapusan UPT di sejumlah kecamatan menjadi penyebab membludaknya pemohon KTP-el tersebut.

“Awalnya ada 27 kantor UPT, tapi sekarang hanya tinggal 4 kecamatan,” terangnya.

Akibatnya, kata Zaini Disdukcapil kerepotan melayani banyaknya pemohon KTP-el. Terlebih, alat percetakan yang dimiliki sangat terbatas. Tiga buah unit printer yang ada saat ini, tidak mampu menampung semua pemohon per harinya.

“Setiap hari kami batasi maksimal 200 pemohon KTP-el,” tandasnya.(*)

Penulis: Sai

Editor: Riyan Mahesa

Email Autoresponder indonesia