Pencoblosan Ulang 2 TPS di Desa Pandiyangan Gagal dilakukan

722 views
sekitar 200 polisi dikerahkan untuk mengamankan coblos ulang-foto: Nur Sofia/MC.com

sekitar 200 polisi dikerahkan untuk mengamankan coblos ulang-foto: Nur Sofia/MC.com

Tidak ada yang berminat jadi PPS I Oleh : Nur Sofia

Maduracorner.com,Sampang– Pemungutan suara ulang di 2 TPS Desa Pandiyangan Kecamatan Robatal Sampang gagal dilakukan. Sebab,  tidak ada yang berminat menjadi panitia penyelenggara pemilu di TPS 12 dan 13 dan akibatnya tidak ada yang mendistrbusikan C6, sehingga terjadi penolakan oleh warga setempat.

Ketua PPK Robatal Abdul Hamid, mengatakan sebenarnya warga ingin memberikan hak suaranya pada pencoblosan ulang tersebut. “Namun dikarenakan tidak adanya C-6 atau surat undangan yang seharusnya diberikan oleh KPPS, maka warga memilih untuk apatis.” kata Hamid (19/04)

Akibat gagalnya coblos ulang, akhirnya sejumlah logisitik yang terlanjur didistribusikan oleh KPUD, terpaksa diangkut kembali. Dan dari data yang berhasil di himpun MC.com jumlah DPT pada TPS 12 sebanyak 420 sedangkan untuk TPS 13 ada 370 pemilih.

Sementara itu dengan gagalnya pelaksanaan coblos ulang, KPU Jatim berjanji akan melakukan evaluasi kembali soal gagalnya pelaksanaan pencoblosan ulang di Sampang. Dikatakan salah satu anggota komisioner KPU Jatim, Dewita Ayu Shinta, pada dasarnya KPU sudah melaksanakan rekomendasi baik dari Bawaslu dan Panwaslu untuk melakukan pencoblosan ulang. “Namun dikarenakan tidak ada seorangpun yang ingin menjadi KPPS dan PPS, maka sejumlah pihak terkait kembali akan melakukan rapat pembahasan,”  terang Ayu

Ketika disinggung soal peraturan yang menyebutkan pencoblosan ulang hanya digelar pada H+10, Ayu menegaskan pasti ada kebijakan dari KPU RI jika ada pengajuan penundaan pencoblosan ulang.(fia/shb)

Email Autoresponder indonesia