Penderita Gangguan Jiwa  Mengamuk, Polisi dan Warga Kokop Terluka

BANGKALAN, MADURACORNER.COM- Tammin (50) warga Dusun Sumber Sempor, Desa Dupok, Kecamatan Kokop, mengamuk menggunakan senjata tajam (sajam) jenis celurit Jumat 1 Juni 2018 kemarin. Kakek yang berprofesi sebagai petani itu, diduga menderita gangguan jiwa.

Akibatnya, seorang warga bernama Syafii (50) dan anggota Polsek Kokop, Brigadir Jaelani terluka terkenak sabetan celurit tersebut. Beruntung, kedua korban hanya menderita luka ringan dan langsung mendapat penanganan medis.

“Kejadiannya sekitar pukul 12.00 siang, atas laporan kepala desa (kades) setempat,” papar Kasubag Humas Polres Bangkalan, AKP Bidaruddin, Sabtu (2/6/2018).

Saat kejadian, Tammim dibujuk oleh keluarganya agar meletakkan sajam yang dipegang itu. Sebab, Tammin mengancam akan membunuh setiap orang yang ditemuinya. Bahkan, dia juga mengancam menyembelih cucunya jika ada yang berani mendekat.

“Ketika mau mengamankan Tammim itulah, seorang warga dan anggota Polsek Kokop terkena celurit. Mereka sudah mendapat perawat medis,” imbuhnya.

Mantab Kapolsek Konang ini menuturkan, keluarga korban tidak menutut secara hukum atas peristiwa tersebut. Mereka menyadari jika Tammim menderita gangguan jiwa.

“Tammim sudah dibawa ke rumah poli kesehatan jiwa rumah sakit dr Soetomo Surabaya,” tandasnya. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Ahmad