Pengambilan BK Paslon Bangkalan Berani Bangkit Dilaporkan ke Panwaslu

BANGKALAN, MADURACORNER.COM- Bahan kampanye (BK) Pasangan Calon (paslon) Bupati Bangkalan, Farid Alfauzi-Sudarmawan diduga diambil oleh tim paslon lain. Pengambilan BK berupa jam dinding dan kalender itu, dilaporkan ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

“Kami menilai pengambilan BK ini dilakukan secara paksa, karena penanggung jawab tim pemenangan di dusun berusaha mempertahankan,” jelas Ketua Tim Pemenangan Paslon Bangkalan Berani Bangkit itu, Maskur Holil, Sabtu (26/5/2018).

Menurutnya, pengambilan BK selepas shalat taraweh itu dilakukan oleh seseorang bernama Abdul Hadi di Dusun Gundul, Desa Soket Laok, Kecamatan Tragah, Kamis 24 Mei 2018 sekitar pukul 21.00 malam. Tentunya, kejadian ini, sangat merugikan bagi paslo nomot urut 1 tersebut.

“Kami sudah melaporkan ke sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) melalui Panwaslu Bangkalan kemarin malam,” imbuhnya.

Maskur menginginkan, dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 ini benar-benar berjalan aman dan damai. Terutama, masing-masing paslon terjamin dan mendapat kepastian hukum demi tercapainya tujuan dari proses berdemokrasi.

“Kami selalu berharap pilkada ini bisa berjalan lancar,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Bangkalan Mustain Saleh mengaku laporan tersebut, sudah dibahas dengan Gakkumdu yang terdiri dari kepolisian dan kejaksaan. Kesimpulannya, kasus ini tidak masuk ranah pidana pemilu, namun pidana umum.

“Kami menemukan fakta bahwa pengambilan BK tersebut, terjadi di dalam rumah tanpa adanya kegiatan/jadwal kampanye,” ujarnya.

Mustain menuturkan, Panwaslu maupun Gakkumdu tidak memiliki kewenangan untuk menangani pidana umum. Sehingga, laporan ini dihentikan tidak diproses ke tahapan berikutnya. Akan tetapi, menyarankan agar melaporkan kasus itu ke pihak kepolisian.

“Kami juga berharap semua pihak menjaga Pilkada di Bangkalan ini agar berjalan aman, lancar dan damai,” paparnya. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Ahmad

Email Autoresponder indonesia