Pengaturan Saluran Irigasi Harus Melalui Musyawarah HIPPA

825 views

Irigasi sungai | oleh : Teguh

Maduracorner.com, Sumenep —  Pengaturan irigasi di sejumlah DAM sungai yang ada di Kabupaten Sumenep, selama ini sudah dilakukan pengaturannya melalui masing-masing kelompok HIPPA (Himpunan Petani Pemakai Air) yang dibentuk melalui masing-maisng UPT Pengairan yang ada di sejumlah Kecamatan di Sumenep.

Dalam melakukan pengaturan air oleh para petani pengguna air, terang Kepala Dinas PU Pengairan Kabupaten Sumenep,  Heri Susanto, tentu harus melalui musyawarah anggota HIPPA itu sendiri.

“Biasanya setiap bulan sekali ada pertemuan anggota HIPPA di UPT Pengairan dalam pembagian aliran air HIPPA,”ungkapnya.

Selama ini, tegas Erik panggilan akrab Heri Susanto ini, dalam pengaturan air pada lahan pertanian, tidak ada persoalan, karena petani sendiri bisa bermusyawarah dan melakukan pengaturan aliran air sesuai debit air yang ada. Untuk pembagian air melalui HIPPA tersebut biasanya banyak dilakukan pada musim tanam II, dan musim tanam III.

“Untuk pembagian air HIPPA biasanya dilakukan pada musim tanam II dan musim tanam III,” terangnya.

Sementara, pada musim tanam I, biasanya lahan pertanian sudah terairi dengan aliran air hujan  karena sudah masuk pada musim penghujan. Disamping itu, menurut Erik setiap tahun ada pembangunan, dan perbaikan pada embung air yang ada di beberapa wilayah di Sumenep. Seperti halnya yang dilaksanakan tahun ini dari pusat, untuk rehab embung besar di Kecamatan Dasuk, dan Pragaan sebesar Rp. 1,8 milyar.

“Sedangkan untuk embung kecil dengan ukuran 50 x 50 meter, tahun ini banyak dilaksanakan di Kecamatan Ganding, dan Pragaan dengan dana sebesar Rp. 3,3 milyar, masing-masing embung sebesar Rp. 350 juta,” pungkasnya. (tgh/lam)

Email Autoresponder indonesia