Penjualan Air Menurun, PDAM Bangkalan Akui Sempat Alami Kerugian

Maduracorner.com, Bangkalan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di sejumlah daerah di Indonesia ditaksir mengalami kerugian sampai 70 persen.

Hal itu diungkapkan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo beberapa hari lalu yang mengaku miris dengan kerugian yang dialami Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) selama lima tahun terakhir, menemukan 70% dari seluruh PDAM di Indonesia.

Tidak terkecuali PDAM di Kabupaten Bangkalan
Dalam Lima Tahun Terakhir, PDAM Bangkalan Akui Sempat Alami Kerugian.

Hal itu disampaikan oleh Direktur PDAM Bangkalan Abd Rasyid, melalui Kabag Administrasi, Bambang Heriyanto bahwa Kerugian tersebut dialami pada tahun 2016 dan 2017. Sedangkan pada tahun 2018 sudah tidak mengalami kerugian.

“Kami sempat mengalami kerugian sebesar Rp. 200 juta pada tahun 2016 dan 2017. Jadi kemungkinan Bangkalan masuk dalam 70 persen PDAM yang mengalami kerugian,” ungkapnya, Kamis, (5/9).

Ia juga menjelaskan faktor kerugian yang dialami PDAM Bangkalan disebabkan oleh penjualan air yang menurun. Menurutnya, PDAM adalah perusahaan yang bergantung pada jumlah penjualan.

“Selain penjualan menurun, faktor kerugian kita adalah tarif penjualan yang tidak sebanding dengan biaya produksi. Biaya produksi kita sebesar Rp.4000 per liter kubik, Sementara harja jualnya seharga Rp. 2500,” pungkasnya (tkn).