Pentas Drama Kolosal, Bupati Takut Ada Atribut PKI

1480 views
image


salah satu adegan drama kolosal

Sampang, maduracorner.com – Peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan diisi dengan pementasan drama kolosal napak tilas perjuangan pemimpin bangsa yang diperagakan oleh 200 siswa-siswi Sampang. Pementasan digelar di hadapan peserta upacara Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-70 di halaman Pendopo Bupati Sampang, Senin (17/08/2015).

Bupati Sampang Fannan Hasib sempat berdebar-debar saat acara pementasan berlangsung. Pasalnya, Fannan khawatir kejadian munculnya lambang partai terlarang PKI pada saat pawai kemerdekaan di Kabupaten Pamekasan, terjadi juga di Sampang.

“Saya ketar-ketir tadi, kejadian di Pamekasan takut terjadi di Sampang,” ujar Fannan saat ditemui awak media usai upacara.

Kekhawatiran Fannan cukup beralasan, sebab jauh hari sebelumnya, dirinya sudah mendapat peringatan dari petinggi TNI di Sampang akan munculnya lambang partai terlarang tersebut.

“Satu minggu sebelum itu (kejadian di Pamekasan) Bapak Dandim Sampang memperingatkan kepada saya. Di Madura itu ada (lambang PKI) ternyata muncul di Pamekasan,” sambungnya.

Untuk mengantisipasi adanya penyusupan, Fannan mengaku selalu aktif berkoordinasi dengan pihak-pihak keamanan guna memantau peserta yang mengikuti drama kolosal. Sebab, menurut Fannan, tidak ada tempat bagi partai terlarang tersebut di Kabupaten Sampang.

“Alhamdullah, di Sampang berjalan lancar. Memerangi dan membentengi diri dari idelogi PKI itu juga sebagai perjuangan” pungkasnya. (far/yung)

Penulis : S Umar Al Farouq
Editor : Buyung Pambudi

Email Autoresponder indonesia