Penyakit Kencing Manis Tidak Bisa Disembuhkan, Cuma Bisa Dikontrol

 

image

dr. Youngki S.Pd sebagai pembimbing Lokakarya Community Medicine Diabetus Militur Fakultas Kedokteran (FK) Unair Surabaya

Bangkalan, maduracorner.com – Jangan main-main dengan penyakit diabites melitus atau kencing manis. Sebab penyakit yang satu ini sangat sulit disembuhkan dan cuma bisa dikontrol. Itu sebabnya para dokter senantiasa berpesan kepada warga masyarakat luas, agar berhati-hati dalam mengatur pola hidup dan makan sehari-hari.

Hal itu disampaikan dr. Youngki S.Pd sebagai pembimbing Lokakarya Community Medicine Diabetus Militur Fakultas Kedokteran (FK) Unair Surabaya di pendopo Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan, Kamis, (19/11/215).

Dr.Youngki berharap, gelar Lokakarya ini bermanfaat bagi sekitar 50 peserta yang dari. Selain dari Muspika Socah acara bertema kesehatan ini juga dihadiri tokoh masyarakat, kades, bidan dan perawat yang dibuka langsung oleh Camat Socah, Husin Jamili. Termasuk harapan lainnya yakni pelan tapi pasti masyarakat mulai merubah gaya atau pola hidup masyarakat yang sering lupa dan berlebihan mengkonsumsi makanan tanpa takaran dan bersifat instant.
 
“Penderita kencing manis, biasanya sebentar-sebentar haus. Bolak balik kencing dan cairan tubuh berkurang. Maka dari itu kami sarankan kepada masyarakat harus selalu berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan dan minuman yang berlebihan. Jika tidak ingin gula darahnya naik terus dan bisa berakibat fatal,”ucap dr. Youngki.

Sementara itu, Ketua Lokakarya, Gilang Pratama mengatakan lokakarya ini digelar serentak di 5 kecamatan dengan tema berbeda. Selain di Socah khusus untuk penyakit diabetes melitus, lokakarya THT digelar di kecamatan Tragah, lokakarya reproduksi di Kamal, lokakarya pembebasan bagi orang gila yang pasung di Burneh dan lokakarya di Kwanyar mengenai penanganan gizi buruk.

“Lokakarya Community Medicine ini adalah salah satu bagian pengabdian  Tri Dharma perguruan tinggi khususnya bagi 55 mahasiswa kedokteran UNAIR yang kurang 3 bulan lagi akan di wisuda sebagai dokter umum,”papar Gilang Pratama.

Menurut penjelasan Gilang, 55 mahasiswa fakultas kedokteran tersebut masing-masing kecamatan ditempatkan 11 mahasiswa yang bertugas membantu para dokter pembimbing. “Kami berharap dengan adanya lokakarya yang berkaitan dengan kencing manis ini, nantinya bisa disebarluaskan secara murah. Dan masyarakat lebih berhati-hati lagi sebab kencing manis tidak bisa sembuh hanya bisa diredam,”tandasnya. (yan/mad).

Penulis : Aryan
Editor  : Mamad el Shaarawy

Email Autoresponder indonesia