Perceraian Meningkat, Jumlah Janda di Sampang Capai 1.238 Orang

Ilustrasi. (FOTO: Google)

SAMPANG, MADURACORNER.COM- Pengadilan Agama Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur menyebut kasus perceraian dalam kurun waktu dua tahun terakhir,mengalami peningkatan. Faktornya, bermacam-macam.

Berdasarkan data yang dihimpun Maduracorner.com, tahun 2017, angka perceraian sebanyak 1.230 kasus. Sedangkan tahun 2018, jumlahnya meningkat menjadi 1.264 kasus.

“Pasangan suami istri yang diputus bercerai pada tahun 2018 oleh pengadilan agama, sebanyak 1.238 orang,” papar Panitera Pengadilan Agama Sampang Drs. Fa’iq, Rabu (9/1/2019).

Menurutnya, kasus perceraian tersebut terbagi dalam dua pengajuan cerai. Tahun 2018, cerai gugat dari pihak istri berjumlah 797 kasus, dan pengajuan cerai talak dari suami sebanyak 441 kasus.

Penyebab kasus perceraian itu di antaranya, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), masalah ekonomi, dan perselingkuhan. Pengadilan agama berupaya mendamaikan melalui proses mediasi, namun hanya lima persen yang berhasil.

“Kami tetap berkomitmen untuk menekan angka perceraian,” tandas Fa’iq. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Ahmad