Perkokoh Kerukunan Antar Suku dan Etnis, KJS Gagas ‘Ada Pelangi di Sumenep’

SUMENEP, MADURACORNER.COM-Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS), menggagas kegiatan ‘Ada Pelangi di Sumenep’ dalam rangka meningkatkan kerukunan antar Suku dan Etnis serta memperkokoh tali persaudaraan sebagai warga negara yang berbhinneka.

Kabupaten paling timur di Pulau Madura itu, tidak hanya dikenal dengan kekayaan budaya dan peninggalan kerajaannya. Namun juga, memiliki beragam suku dan etnis yang hidup rukun dan damai. Sebut saja, suku Madura, Baju, Bugis, Mandar, dan etnis Arab serta etnis Tionghoa.

Meneguhkan semangat persatuan dan kesatuan ditengah-tengah keragaman suku dan etnis, menjadi tujuan dari acara yang akan diselenggarakan di Lapangan Gotong Royong, Sabtu 17 November 2018 mendatang.

“Suku dan etnis di Kabupaten Sumenep nantinya akan menyajikan pertunjukan seni budaya masing-masing. Keragaman seni budaya harus dilestarikan,” ujar Ketua Panitia, Ainul Anwar, Jumat (9/11/2018).

Menurutnya, selain parade seni budaya, juga akan digelar penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan deklarasi damai antar tokoh dari masing-masing suku dan etnis. Kesepakatan damai itu akan diabadikan menjadi sebuah monumen perdamaian di Kabupaten Sumenep.

“Kabupaten Sumenep dikenal sebagai daerah yang aman dan damai. Masyarakatnya juga santun dan menghargai perbedaan budaya dari suku-suku atau etnis pendatang. Tentunya, harus dipertahankan,” imbuh Anwar.

Sementara itu, Kepala Bappeda Sumenep, Yayak Nurwahyudi mengatakan, keragaman suku dan budaya di Kabupaten Sumenep menjadi salah satu nilai tawar dalam upaya peningkatan pembangunan daerah.

“Kondisi sosial kemasyarakatan yang hidup rukun meski berbeda adat-istiadat, menjadi faktor penting dalam menarik investor,” terangnya.

Bappeda lanjut Yayak, selalu mendukung setiap kegiatan yang orientasinya demi pembangunan daerah. Upaya pelestarian seni budaya, persatuan antar suku dan etnis, tentu akan sangat membantu pemerintah daerah dalam setiap program pembangunan.

“Apalagi sejak dulu, suku-suku dan etnis yang telah menetap di Sumenep juga turut serta membangun daerah baik melalui ekonomi maupun sektor yang lain,” tandasnya. (*)

Penulis: Sai

Editor: Riyan Mahesa