Pernyataan Sikap PWI Kabupaten Bangkalan

434 views

Bangkalan, maduracorner.com – Kasus kekerasan terhadap insan jurnalis saat menjalankan tugas kembali terjadi di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Kali ini menimpa Wartawan beritajatim.com yang juga Pengurus PWI Kabupaten Jember, Oryza Ardiansyah Wirawan.Aksi pengeroyokan dan pemukulan tersebut terjadi, saat Oryza sedang melakukan peliputan pertandingan lanjutan Liga III antara Klub Persid Jember Vs Sindo Dharaka, Rabu (4/7/2018) sore, di Stadion Jember Sport Garden (JSG) Kecamatan Ajung.

Peristiwa kekerasan itu bermula, saat pertandingan usai dengan skor akhir 1-1 , kemudian tiba- tiba pemain Sindo Dharaka mendatangi wasit dan mengerumuninya. Oryza yang saat itu sedang melakukan peliputan spontan mengambil handphonenya untuk mengambil foto. Saat itulah, tiba- tiba ada seseorang yang mendatanginya kemudian menegur karena mengambil foto. Bahkan, saat itu handphone milik oryza sempat dirampas. Namun setelah yang bersangkutan mengatakan bahwa dirinya adalah wartawan akhirnya handphone itu dikembalikan. Namun tiba- tiba saat itu sejumlah pemain mendatanginya dan langsung melakukan pengeroyokan, pemukulan bahkan ada yang menendangnya. Akibat peristiwa itu, oryza mengalami sakit dibagian pinggang dan dada yang terasa nyeri, hingga harus dirawat inap di Rumah Sakit Jember Klinik, Rabu malam.

Atas peristiwa itu, Oryza didampingi pengurus PWI Jember telah melaporkan kasus kekerasan tersebut kepada Mapolres Jember.

Untuk itulah, kami pengurus PWI Kabupaten Bangkalan menyatakan sikap:

1. Mengutuk keras dan menyesalkan peristiwa kekerasan tersebut.

2. Usut tuntas kasus kekerasan yang dialami oryza.

3. Mendesak Denpom TNI untuk melakukan pemeriksaan terhadap anggotanya yang diduga terlibat melakukan kekerasan terhadap oryza.

4. Meminta kepada kepolisian untuk bertindak cepat atas laporan tersebut.

5. Meminta kepada PSSI sebagai induk sepak bola nasional menjatuhkan sanksi terhadap pemain dan klub Sindo Dharaka.

Ketua PWI Kabupaten Bangkalan

Jimhur Saros

By Jiddan