Peserta BPJS Kesehatan Ditolak RSUD

1439 views
image

Pasien

Pamekasan, Maduracorner.com – Kendati sudah memiliki kartu jaminan kesehatan nasional (JKN), Jamilatul Jannah (40) warga Desa Waru Timur Kecamatan Waru Pamekasan tak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan.

Pasien yang divonis menderita penyakit tumor tersebut ditolak oleh RSUD. dr. Slamet Martodirjo Pamekasan tanpa alasan yang jelas. Keluarganya pun memilih merawat Jamilah di Klinik Utama Kusuma Husada agar penyakitnya tidak tambah parah.

“Satu minggu kami mengurusi kartu BJPS itu, susah payah mengurusinya agar bisa dirawat di RSUD tapi hasilnya mengecewakan.” Keluh Jailani dihadapan wartawan, Kamis (22/01/15).

Selain penolakan yang tidak jelas, jamilah dan keluarga mendapat perlakuan kurang baik dari salah satu perawat di Poli Kandungan dan Poli Paru yang mengatakan bahwa penyakit Jamilah tidak bisa diangkat alias tidak bisa menjalani operasi.

“Kata perawat, saudara saya ini baru bisa menjalani operasi kalau sudah menjalani proses penyembuhan selama tiga bulan hingga enam bulan,”

Namun kenyataannya, setelah Jamilah dirawat di Klinik Utama Kusuma Husada, kondisinya berangsur-angsur membaik. Bahkan operasi pengangkatan tumor berjalan dengan lancar tidak seperti yang diutarakan perawat di rumah sakit plat merah itu.

Membaiknya kondisi pasien dibernarkan pimpinan Klinik Utama Kusuma Husada Pamekasan Dr. Hj. Tatik Sujiati melalui wakilnya Nurul Hidayah, dia mengatakan semua proses perawatan berlangsung cukup baik.

“Semua proses perawatan berlangsung aman dan kondisi pasien juga sudah membaik,” jelasnya singkat.

Direktur RSUD Dr. Slamet Martodirjo Pamekasan, dr. Farid Anwar saat ditemui secara terpisah mengaku masih akan menindaklanjuti terlebih dahulu kepada bawahannya. Namun dia tidak menepis pernyataan perawat bahwa Jamilah tidak bisa dioperasi.

“Masalah kenapa dirawat di salah satu klinik, saya tidak bisa mengomentari,” pungkasnya.

Penulis : Mustofa El Abdy.                        Editor : Gebril Altsaqib

Email Autoresponder indonesia