Petugas Pasar Srimangun Terjaring OTT, Begini Kata Pj Bupati Sampang

Pj Bupati Sampang, Jonathan Judianto. (FOTO: Google)

SAMPANG, MADURACORNER.COM-Penjabat (Pj) Bupati Sampang Jonathan Judianto menyatakan, operasi tangkap tangan (OTT) tim saber pungli yang menjaring lima petugas pasar Srimangun menjadi pintu masuk untuk mengungkap kasus yang lebih besar.

“OTT itu sekaligus sebagai ajang pembenahan manajemen pengololaan pasar untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),” terang Jonathan, Rabu (29/8/2018).

Menurutnya, Pasar Sarimangun adalah ikon Kabupaten Sampang. Oleh sebab itu, pembenahan secara menyeluruh sangat penting dilakukan. Terutama, dalam hal penataan kios-kios agar lebih rapi dan bersih.

“Selama ini, lapak pedagang belum tertata rapi dan terkesan amburadul. Padahal, masih banyak kios kosong di lantai II,” ucapnya.

Jonathan menambahkan, para pedagang seharusnya menempati lokasi semula yang sudah diperbaiki paska peristiwa kebakaran pasar beberapa tahun lalu. Namun kenyataannya, banyak pedagang justru berjualan di lorong bawah.

“Kondisi pasar yang belum tertata rapi itu, perlu dievaluasi secara jernih,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Tim Saber Pungli Polres Sampang menangkap petugas Pasar Sarimangun dalam operasi tangkap tangan (OTT), karena diduga melakukan pungutan liar (pungli) retribusi lapak pedagang.

Kelima petugas tersebut, berstatus Aparatur Sipil Negera (ASN) dan tenaga honorer. Inisialnya, AY, MS, F, L, dan H. Mereka ditangkap sekitar pukul 10.00 WIB. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Ahmad

Email Autoresponder indonesia