PJ Kepala Desa Lerpak Korupsi DD Melalui LPJ Fiktif Ditahan Polisi

Maduracorner.com, Bangkalan, Penjabat (PJ) Kepala Desa Lerpak, Kecamatan Geger, Bangkalan dan pelaksana kegiatan diringkus Satreskim Polres Bangkalan diduga terjaring kasus tindak pidana korupsi Dana Desa (DD).

Oknum aparatur Desa Lerpak yang terjerat kasus korupsi tersebut yakni Musdari (50), selaku PJ kepala Desa Lerpak Tahun 2016 dan tersangka Moh. Kholil (31) selaku pelaksana kegiatan.

“Polres Bangkalan merilis proses penyidikan kasus tindak pidana korupsi Dana Desa tahun 2016,” ungkap Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra saat Konferensi Pers, Sabtu, (21/12/2019).

Menurutnya, proses penyidikan di mulai dari akhir tahun 2018, terhitung mulai dari 16 Desember 2018 setelah dilakukan penelitian oleh jaksa penuntut umum bahwa penyidikan dinyatakan lengkap.

“Oleh karna itu kami rilis dan nanti hari senin kami akan limpahkan tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum,” terangnya.

Dijelaskan Rama, kontruksi yang dibangun dalam dugaan tindak pidana korupsi ini bahwa kedua tersangka membuat pertanggung jawaban keuangan fiktif.

“Dari 7 kegiatan proyek pembangunan dan 17 kegiatan fiktif dibuat seolah olah dikerjakan dan mengadakan kegiatan sehingga hasil audit BPKP ditemukan kerugian negara sebesar Rp. 316juta,” ucap dia.

Ia juga menyebutkan barang bukti yang diamankan dari kasus tersebut, berupa uang senilai 7 juta yang belum dibelanjakan, serta beberapa dokumen dan bukti lainya.

“Kedua tersangka dijerat dalam UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001, Pasal 2 dan Pasal 3 dengan dipidana dengan pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun dan denda paling sedikit 200 juta rupiah dan paling banyak 1 miliar rupiah,” pungkasnya.(tkn).

Email Autoresponder indonesia