Polemik Data PKM, Legislatif Tuding Pemkab Bangkalan Lemah Dalam Administrasi

Maduracorner.com – Bangkalan – Persoalan data kemiskinan di Kabupaten Bangkalan belum mengarah pada sasaran orang miskin secara merata. Pasalnya verval data yang baru dilakukan oleh Dinsos Bangkalan belum ter update ke portal Pusdatim dan Kemensos dan masih menggunakan data tahun 2015.

Hal tersebut disebabkan lemahnya administrasi dan leletnya pemerintah setempat. Sehingga Komisi D DPRD Bangkalan memastikan data valid kemiskinan di Bangkalan mendatangi Kemensos Rabu, (17/07) lalu.

“Kami telah datang ke Kemensos untuk menyelesaikan polemik data PKM ini. kemarin kami sudah bertemu dengan Deputi, Pusdatim dan juga dari petugas program PKH itu sendiri. Dan dari Dinsos kurang lebih 6 orang serta dari Komisi D,” kata anggota Komisi D DPRD Bangkalan, Abdurrahman Tohir kepada maduracorner, Kamis, (18/07) kemarin.

Menurutnya, tanggapan dari Kemensos terkait polemik ini memang mengiyakan bahwa di Bangkalan ini masih perlu memerlukan perbaikan terkait verval data.

“Namun persoalan dari Kemensos bukan masalah portal pusdatim yang tidak terbuka ontime. Portal ini terbuka juga terbatas waktu. Misal setiap hari bisa dibuka akan tetapi ada kerancuan misalkan dari 1 april itu bukan masanya verifikasi, Kelemahan Bangkalan ketika masa itulah untuk up date data mungkin kesulitan,” ujarnya.

Karna memang secara adminstratif Bangkalan perlu perbaikan lagi sebab ternyata verval itu setelah terkumpul di Dinsos lalu akan dikirim ke Kemensos maka harus ditandatangani atau disahkan oleh Bupati.

“Dan itu Bupati sebelumnyan. Namun demikian Dinsos Bangkalan bukan tidak mengapdate data, akan tetapi susah diterima oleh kementerian Sosial karna perihal tersebut,” pungkasnya (skn)

By Jiddan

Email Autoresponder indonesia