Polemik Pungut Sumbangan di SMA 1 Bangkalan, Berikut Penjelasan Komite Sekolah

Maduracorner.com, Bangkalan, Ketua Komite Sekolah Menengah Atas (SMA)Negeri 1 Bangkalan, Shaleh Farhad menanggapi perihal permintaan sumbangan kepada wali murid.

Menurutnya, wali murid yang memberikan sumbangan itu bukan karena diminta oleh komite. Melainkan sumbangan itu merupakan sumbangan partisipasi oleh wali murid.

Uang partipasi tersebut menurutnya, akan diperuntukkan pada program peningkatan kualitas siswa dengan bekerjasama dengan Ganesha Operation (GO) dan kegiatan ekstra sekolah.

“Kami melakukan kerjasama dengan Ganesa Operation, nanti semua siswa akan mengikuti bimble selama 20 kali pertemuan dua kali ujian dan satu kali tes IQ,” ucapnya, saat ditemui maduracorner.com dikediamannya, Kamis, (16/1/2020).

Ia juga mengatakan bila siswa atau wali murid datang ke Ganesha untuk mendaftar sendiri. Maka harus membayar mahal bisa sampai Rp. 4,5 juta. Oleh karena itu kami handle melalui Komite dan kegiatan kembali ke siswa semua.

Dan itu, menurutnya, tidak diwajibkan kepada semua siswa. Tapi untuk kelas XII pihaknya mengaku akan mengupayakan mendaftar di GO.

Karna pihaknya menginginkan siswa SMA 1 benar-benar dipersiapkan untuk mengikuti tes SBMPTN nanti. Agar lulusan SMA 1 80 persen diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

“Uang sumbangan partisipasi ini kami peruntukkan pada kegiatan yang tidak tersentuh dana bos dan dana dari pemerintah. Demi meningkatkan mutu dan kualitas siswa, kami terus berinovasi dan membuat terobosan bagaimana kualitas siswa tidak mengalami penurunan,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan rincian sumbangan partisipasi dari wali murid. Untuk kelas XII Persiswa membayar uang partisipasi sebesar Rp. 800 ribu dengan rincian 500 ribu untuk daftar ke Ganesha sedangkan sisa 300 ribunya untuk kegiatan ekstra siswa.

Sementara untuk kelas XI, pihaknya mengatakan memberikan kebebasan berpartisipasi sumbangan sesuai kemampuan wali murid.

“Sedangka untuk kelas X sebesar Rp. 500 karna terdapat kesepakatan wali murid untuk memberikan partisipasi sumbangan,” ujarnya.

“Dan untuk kelas XI ini wali murid tidak ada keputusan. Sehingga dibebaskan, mau menyumbang iya, tidak mau menyumbang iya, soalnya sudah kami tawarkan kepada wali murid dan keperluan biayanya kami jabarkan ” pungkasnya.(tkn).

Email Autoresponder indonesia