Polres Bangkalan Ngaku Kesulitan Ungkap Kasus Pembunuhan di Galis

725 views

Bangkalan, Maduracorner.com, Kepolisian Resort (Polres) Bangkalan mengaku kesulitan ungkap kasus pembunuhan di Dusun Kelbung Tengah, Desa Kelbung, Kecamatan Galis, Bangkalan, Senin, (30/08/21) lalu. Hingga sampai saat ini Polisi belum bisa menangkap pelaku yang menewaskan warga Galis Tersebut.

Diketahui, dua orang warga Gelbung  berinisial N (55) warga Dusun Raas, Desa Kelbung, mengalami luka bacok dibagian perut dan meninggal dunia di lokasi. Kemudian Inisial S (65) juga warga setempat mengalami luka dibagian pelipis kanan akibat sabetan celurit.

Menurut Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino mengatakan, petugas masih melakukan menyelidiki dan mengumpulkan barang bukti terlebih dahulu. Dia mengakui jajarannya kesulitan untuk mengungkap kasus tersebut lantaran minimnya saksi.

“Menentukan motif peristiwa  berdarah tersebut masih belum dilakukan. Pelaku masih dalam penyelidikan, dan penyidik masih mengumpulkan keterangan keterangan saksi. Kemudian petugas kepolisian masih mencari motif peristiwa tersebut,” ujarnya, Rabu, (01/09/21).

Motif ini bisa digali melalui keterangan saksi dan olah TKP serta mencari korelasi korban dengan pelaku. Alith juga menjelaskan, pasca peristiwa itu petugas masih melakukan penyidikan dengan mendengarkan keterangan saksi.

Pihaknya juga mengaku akan terus mengungkap kasus tersebut. Meski demikian Alith mengatakan petugas masih kesulitan mencari keterangan saksi kunci.

Dia meminta agar petugas diberikan kesempatan untuk mengungkap kasus tersebut.

“Beri waktu dulu Reskrim Polres Bangkalan bersama Reskrim Polsek Galis untuk bekerja mengungkap kasus tersebut,” terangnya.

Selain itu, Dia juga mengimbau agar pelaku yang merasa melakukan perbuatan keji itu agar segera menyerahkan diri ke Polres Bangkalan. 

“Kami mengimbau untuk datang baik baik ke Polres karena bagaimanapun juga pelaku ini tetap kami cari sampai kasus ini semuanya terungkap,” pungkasnya. (Ae).

banner 468x60)

Posting Terkait

Email Autoresponder indonesia