Polres Bangkalan: “Tindak Tegas MPU Plat Hitam Atau Segera Kuningkan Saja”

image

Illustrasi Mobil Angkot

Bangkalan, maduracorner.com –  Upaya penyelesaian antara MPU plat hitam di Bangkalan masih belum menemukan titik temu. Angkutan illegal tersebut masih ngotot ingin beroperasi di jalur-jalur transportasi di wilayah Bangkalan. Hal tersebut terungkap saat dengar pendapat di DPRD Bangkalan yang dihadiri Dishubkominfo dan Polres Bangkalan, kamis (10/9/2015) kemarin.

Plat hitam ingin tetap beroperasi dengan alasan untuk mencari makan. Namun hal ini tentu saja ditentang MPU plat kuning. Selain menyalahi undang-undang, juga bisa mengurangi pendapat mereka. “Sesuai UU No.22/2009 di jelaskan mobil penumpang itu plat kuning untuk angkutan penumpang umum sedangkan plat hitam untuk angkutan pribadi,”papar Kepala Dishub Kominfo Bangkalan, Abdul Hamed.

Sementara Wakapolres Bangkalan, Kompol Mudakkir yang hadir dalam pertemuan ini mengatakan, Undang-Undang sebenarnya melarang plat hitam mengangkut penumpang umum. Bahkan bisa ditindak tegas melalui razia sebagaimana aturan yang berlaku. “Kami pernah melakukan operasi penegakan hukum terhadap MPU palt hitam memalui razia secara bertahap dari Juni – Agustus 2015. Hasilnya ada sekitar seratus unit yang terjaring”,ujarnya.

Namun melihat fakta di lapangan, bahwa para sopir MPU plat hitam juga mencari nafkah, Polres Bangkalan memberikan solusi lain. Yakni ‘kuningisasi’ semua MPU plat hitam. “Jalan terbaik semua MPU plat hitam dikuningkan saja. Karena dari segi kemanusian, plat hitam tidak mendapat ganti rugi asuransi jasa raharja jika sampai terjadi kecelakaan,”saran Kompol Mudakkir.

Sekretaris Komisi A, Mahmudi saat dikonfirmasi usai menggelar rapat mengatakan masih mencari formulasi yang tepat dan perlu mengadakan rapat lanjutan.”Sebelum mengundang Organda, perwakilan pelat hitam dan MPU plat kuning, Kita masih perlu menggelar rapat lagi agar bisa mencari solusi terbaiknya,”tutur Mahmudi kepada maduracorner.com. (yan/mad).

Penulis : Aryan
Editor  : Mamad El Sahraawy

Email Autoresponder indonesia