Polres Sumenep Amankan Guru Sukwan yang Nyamar jadi Perwira Berpangkat AKBP Polda Jatim

Polres Sumenep Amankan Guru Sukwan yang Nyamar jadi Perwira Berpangkat AKBP Polda Jatim

Sumenep, maduracorner.com – Seorang oknum tenaga guru sukwan MAQ (29) warga Dusun Aeng Anyar Desa Aeng Anyar Kecamatan Giligenting Kabupaten Sumenep diamankan Polres Sumenep, karena melakukan dugaan penipuan. Tidak tanggung–tanggung, MAQ menyamar menjadi anggota Polri dengan pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) untuk melancarkan aksinya.

“Tersangka menggunakan salah satu media sosial yakni Facebook, dengan menggunakan akun palsu. Dia (tersangka, red) membuat akun palsu dengan nama AKBP Eddwi Kurnianto, seorang perwira menangah (Pamen) di Polda Jatim,” papar Kapolres AKBP Joseph Ananta Pinora didepan para awak media, Kamis (6/10/2016).

Menurutnya, sesuai keterangan tersangka, foto yang digunakan didapat dari Google, lalu meminta pertemanan kepada pemilik akun Facebook milik Niken Ajeng (40). Setelah permintaan pertemanannya diterima tersangka mulai melancarkan aksinya, dengan sering melakukan komunikasi dan meminjam sejumlah uang.

“Sebelumnya tersangka menggunakan akun Facebooknya sendiri dengan nama Den Qadri dan meminta pertemanan ke akun Niken Ajeng, namun tidak diterima. Lalu tersangka melihat profil korban (Niken Ajeng, red) yang terdapat foto bersama seorang Polisi. Kemudian tersangka membuat akun dengan menggunakan foto AKBP Eddwi Kurnianto,” imbuhnya.

Tersangka meminjam uang kepada korban sebanyak dua kali sekitar bulan Mei lalu, yakni pertama sebesar Rp250 ribu, dan yang kedua Rp1 Juta dengan alasan untuk pengobatan dan biaya transport ibunya ke Jakarta. Lalu korban mentransfer sejumlah uang tersebut, namun hingga saat ini MAQ tidak menggantinya.

“Menjelang beberapa bulan kemudian, seorang anggota Polda Jatim bernama Imam Suhadi melalui akun Facebooknya meminta pertemanan kepada tersangka. Kebetulan Imam Suhadi merupakan bawahan dari AKBP Eddwi Kurnianto di Polda Jatim,” terangnya.

Tidak beberapa lama setelah meminta pertemanan ke tersangka lanjut Kapolres Pinora, permintaan pertemanannya diterima oleh MAQ, bahkan yang bersangkutan mengulangi perbuatannya yakni dengan meminta sejumlah pulsa kartu telepon selulernya.

“Imam Suhadi yang sudah mencurigai hal tersebut melaporkan ke Polres Sumenep, karena setelah dilacak melalui Informasi Tekhnologi, posisi tersangka diketahuyi berada di Kabupaten Sumenep,” jelas Kapolres.

Mendapat informasi tersebut, Satreskrim Polres Sumenep langsung bergerak untuk melakukan penangkapan kepada tersangka yang akhurnya berhasil dibekuk dirumahnya sendiri yakni di Dusun Aeng Anyar Desa Aeng Anyar Kecamatan Giligenting Kabupaten Sumenep tanpa melakukan perlawanan.

Tersangka dijerat dengan pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik junto Pasal 378 KUHP Tentang Penipuan dengan ancaman hukuman kurungan 6 tahun.

“Tersangka akan kami kirim ke Polda Jawa Timur untuk penanganan lebih lanjut, sebab salah satu korba juga berada di wilayah hukum Polda Jatim, yakni Surabaya,” pungkasnya. (IM/WDA)

Penulis : Imam Muhlis

Sumber : KBRN Sumenep 

Email Autoresponder indonesia