Prof Mahfud MD Sebut 17% Masyarakat Indonesia Tak Percaya Adanya Covid-19

Sumenep, Maduracorner.com – Dalam rangka sosialisasi tentang bahaya virus Corona (Covid-19). Prof Mahfud MD hadir di Kabupaten Sumenep.

Kehadiran Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) itu dikemas dalam acara sarasehan ulama dan tokoh masyarakat se-Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Tepatnya digelar di pondok pesantren (Ponpes) An-Nuqayah Kecamatan Guluk-Guluk. Minggu (4/9/20).

Dalam sambutannya ia mengatakan, sosialisasi tentang bahaya Covid-19 kepada masyarakat yang dilakukan oleh pemerintah, baik oleh pejabat politik, pejabat negara maupun pihak medis kurang efektif.

Menurutnya, hal itu dibuktikan dengan rendahnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap adanya virus Corona.

“17% masyarakat Indonesia tidak percaya Covid-19, ada percaya ada yang tidak,” katanya.

Kata dia, sosialisasi tentang bahaya Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintah dan pihak medis perlu dibarengi dengan bantuan para Ulama dan Masyayikh. Sehingga, tingkat kepercayaan masyarakat akan semakin merata.

“Jadi, kita ingin para Ulama dan Umaro turut membantu pemerintah dalam mensosialisasikan bahaya Covid-19,” ujarnya.

Prof Mahfud MD menambahkan, peran ulama dan masyayikh dalam tatanan masyarakat sangat sentral.

“Himbauan ulama lebih dipatuhi daripada pemerintah. Kalau ulama dan Umaro turut membantu sosialisasi bahaya Covid-19, Insyaallah hasilnya lebih efektif,” tandasnya. (ZN)

Email Autoresponder indonesia