Propinsi Madura Harga Mati!

2517 views
image

Propinsi Madura Harga Mati!

Bangkalan, maduracorner.com – Propinsi Madura Harga Mati! Begitulah tagline yang tertulis di spanduk lokasi acara yang digagas Panitia Persiapan Pembentukan Provinsi Madura (P4M). Sebanyak empat Ketua P4M yang mewakili masing-masing kabupaten di Madura turut hadir dalam acara yang dihelat di Rumah Makan Ole-Olang, Kecamatan Burneh, rabu (7/10/2015) ini. Mereka adalah Saleh Farhat (Ketua P4M Bangkalan), Abd. Wasid (Sampang), Masduki (Pamekasan) dan, Sarbini yang merupakan Ketua P4M Sumenep.

Selain keempat Ketua P4M ini, hadir pula puluhan undangan terdiri dari Wakil Bupati Bangkalan, ulama, budayawan serta tokoh masyarakat seluruh Madura. Mereka secara bergantian mengutarakan tentang pokok-pokok pemikiran tentang Madura untuk menjadi propinsi.

KH. Hasbullah, salah satu ulama yang hadir mengatakan, keinginan sebagian besar masyarakat Madura menjadi propinsi sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi. Alasannya, infrastruktur yang ada serta ketersediaan Sumber Daya Alam (SDA) bisa menjadi modal awal untuk mengwujudkan keinginan tersebut.  “Maka sebelum pemilihan Gubernur Jatim mendatang, status Madura sudah harus jelas,”katanya.

Abdul Wasid, Ketua P4M Sampang malah lebih tegas lagi. Ia menegaskan, Propinsi Madura sudah menjadi harga mati. Karena dari segi potensi lokal yang ada dianggap cukup mumpuni. “Apa yang dihasilkan pulau Madura, jangan hanya diambil oleh pusat maupun Propinsi Jatim. Tapi biarkan Madura yang mengurus dirinya sendiri. Kita sudah mampu berdiri di atas kaki sendiri melalui Propinsi Madura,”tegas Wahid.

Sementara Ketua P4M Pamekasan, Masduki secara jujur menyampaikan, berdasarkan sejarah Madura, maka sudah sepantasnya sudah pantas menjadi propinsi. Menurutnya, segala potensi alam yang ada serta budaya di masing – masing kabupaten di Madura mempunyai kekhasan kultur tersendiri.

“Karena itulah, kita berketetapan Madura harus secepatnya menjadi propinsi. Kalau memang persyaratan menjadi sebuah provinsi  terdiri 5 kabupaten, maka saya pikir,  Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan maupun Sumenep sudah siap dimekarkan,”papar Masduki dengan nada meyakinkan.

Ditambahkan pula oleh Ketua P4M Kabupaten Sumenep, Sarbini yang mengatakan, jumlah penduduk kepulauan Madura saat ini 5 juta jiwa. Bila dibandingkan dengan daerah lain yang sudah menjadi propinsi seperti halnya Gorontalo dan Kepulauan Riau, maka Madura lebih layak di-propinsi-kan. Karena kedua daerah yang saat ini sudah lebih dahulu menjadi propinsi tersebut jumlah penduduknya lebih sedikit daripada Madura.

“Kami berharap dalam 2-3 tahun mendatang, Madura sudah bisa menjadi propinsi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita. Sehingga warga Madura tidak perlu merantau lagi dan bisa mengelola daerah sendiri,”tutur Sarbini.

Selai itu, Sarbini berharap peran para wakil rakyat Madura sebanyak 9 orang yang kini duduk DPR RI. Kesembilan legislator pusat itu diminta untuk bersama-sama memperjuangkan Madura menuju status propinsi. “Kita berharap mereka ikut bersama-sama memperjuangkan hal ini,”tambah Sarbini. (yan/mad).

Penulis : Aryan
Editor  : Mamad El Sahraawy