Puluhan Benda Bersejarah di Bangkalan Belum Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya

 

image

Benteng Tua di Kota Bangkalan

Bangkalan, maduracorner.com – Puluhan cagar budaya di Kabupaten Bangkalan tidak terawat. Kondisi benda-benda peninggalan sejarah tersebut bisa dibilang memprihatinkan. Minimnya kepedulian pemerintah setempat menjadi penyebab cagar budaya terbengkalai.

“Kabupaten Bangkalan juga tidak memiliki tim ahli cagar budaya dan arkeologi,”terang Kasi Musium dan Kepurbakalaan Disporabudpar Bangkalan, Didik Wahyudi kepada maduracorner.com, selasa (26/01/2016).

Menurutnya, pelestarian terhadap tempat maupun benda bersejarah sangatlah penting. Sebab, melalui cagar budaya itulah segala bentuk cerita maupun peristiwa terdahulu bisa diketahui. “Cagar budaya adalah suatu bukti nyata dari sebuah sejarah,”ucapnya.

Didik menceritakan semua cagar budaya yang ada di 18 kecamatan belum ada yang ditetapkan secara resmi oleh pemerintah pusat. Namun sudah didaftarkan melalui balai pelestarian cagar budaya Trowulan, Mojokerto. “Acuannya sesuai Undang-undang No 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya,”ucapnya.

Didik juga menjelaskan, cagar budaya yang dimiliki kabupaten Bangkalan diantaranya menara mercusuar, prasasti Jokotole di kecamatan Socah, pemandian Joko Tarub kecamatan Modung dan benteng airfreen kota Bangkalan serta gua palanangan kecamatan Geger. (her/mad)

Penulis: Heriyanto Ahmad
Editor: Mamad el Shaarawy

Email Autoresponder indonesia