Puluhan Warga Dua Desa di Pamekasan Terserang Virus Chikungunya

Pemerintah setempat terkesan membiarkan    |   oleh : Nizamuddin

 

salah seorang korban virus chingunya-foto : nizamuddin/MC.com

salah seorang korban virus chingunya-foto : nizamuddin/MC.com

Maduracorner.com-Pamekasan-Puluhan warga desa Kolelah Kecamatan Kadur dan Desa Lancar Kecamatan Larangan Pamekasan, terserang penyakit chikungunya. Mereka yang terserang penyakit yang ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti itu adalah orang dewasa, anak-anak hingga orang lanjut  usia. Pada umunya korban mengeluh nyeri di bagian tulang dan persendian, bahkan ada yang sampai mengalami kelumpuhan. “Awal mulanya demam mendadak disertai rasa nyeri pada persendian lutut, tulang belakang, pergelanganjari kaki dan tangan, sakit kepala, kurang nafsu, selain itujuga bintik merah pada kulit”. Jelas Yuhyi salah satu korban chikungunya, Kamis (09/01)

Yang sangat memprihatinkan, sekalipun korban setiap harinya bertambah, hingga saat ini belum ada penangananan serius dari Pemerintah Setempat, baik terhadap para korban maupun pencegahan terhadap mewabahnya virus tersebut.  “Saya berharap Pemerintah Daerah, dalam hal ini Dinas Kesehatan Pamekasan secepatnya menangani hal ini, agar tidak semakin banyak korban berjatuhan”. Pinta Yuhyi. (nzm/shb)

.