PWI Pamekasan Kecam Beredarnya Proposal Yang Mengatasnamakan Organisasi Wartawan

Ketua PWI Pamekasan,  Abdul Aziz-foto: Mustofa/MC.com

Ketua PWI Pamekasan, Abdul Aziz-foto: Mustofa/MC.com

Panitia juga memalsukan tanda tangan anggota PWI Pamekasan | Oleh : Mustofa El Abdy

Maduracorner.com, Pamekasan – Beredarnya proposal permohonan dana di sejumlah dinas dan instansi yang mengatasnamakan Kaukus Wartawan Pamekasan dan mengklaim semua organisasi wartawan sebagai pesertanya, disayangkan oleh Persatuan Wartawan Indonesia Pamekasan.

Ketua PWI Pamekasan, Abdul Aziz mengatakan PWI sebagai salah satu organisasi wartawan di Pamekasan tidak pernah ikut serta dalam acara yang dimaksud di proposal. Sehingga dia mengecam klaim kegiatan yang mengatasnamakan wartawan se kabupaten Pamekasan.

“Dan ini jelas merugikan PWI dan teman-teman kelompok organisasi wartawan,” terangnya, Kamis (5/6)

Bahkan salah satu nama anggota PWI Pamekasan, Dedy Priyanto dicatut dalam proposal tersebut. Namun setelah dikonfirmasi kepada yang bersangkutan dia tidak pernah sama sekali menanda tangani proposal itu dan saat proposal itu dibuat yang bersangkutan berada di Jogjakarta.

“Oleh karena itu, secara kelembagaan saya akan menyampaikan surat ke sejumlah instansi di lingkungan pemkab Pamekasan baik bupati, kapolres atau dandim bahwa PWI tidak terlibat dalam kegiatan itu,” terangnya.

Lebih lanjut aziz menambahkan dirinya akan meminta kelompok tersebut secara terbuka untuk meminta maaf melalui media karena telah mencatut nama dan mengklaim itu sebagai kegiatan organisasi wartawan se Kabupaten Pamekasan.

“Jika hal ini tidak dilakukan maka PWI akan menempuh jalur hukum dengan pemalsuan tanda tangan yang telah dilakukan oleh panitia kaukus wartawan pamekasan,” tegasnya.

Dia memberikan batas waktu 3 x 24 jam hendaknya panitia meminta maaf kepada publik melalui media yang ada di Pamekasan baik elektronik, cetak dan lain sebagainya. Termasuk untuk menyampaikan klarifikasi terhadap instansi pemerintah yang mendapat proposal tersebut.(top/lam)

Email Autoresponder indonesia