Ra Hasani: Perbedaan Pandangan Politik di Pilkada Bangkalan Sudah Berakhir

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bangkalan, KH Hasani Zubair. (FOTO: Istimewa)

BANGKALAN, MADURACORNER.COM.- Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bangkalan, KH Hasani Zubair mengajak semua elemen masyarakat untuk mengakhiri perbedaan pandangan politik yang terjadi selama proses Pilkada yang belangsung pada 27 Juni 2018 lalu.

“Mari bersatu mendukung Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron-Drs Mohni,” ucap Ra Hasani, Sabtu (29/9/2018).

Caleg DPR RI Dapil Jatim XI dari Partai Demokrat tersebut mengungkapkan, pertarungan dalam kontestasi politik lima tahunan telah berakhir, seiring pelantikan dan serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan periode 2018 – 2023.

“Kita harus dewasa dalam berpolitik dan menghargai hasil dari sebuah proses demokrasi,” imbuhnya.

Ra Hasani meyakini kepemimpinan R. Abdul Latif Amin Imron dan Drs Mohni, bisa mengubah kabupaten paling barat di Pulau Madura ini menjadi sebuah daerah yang maju di segala sektor. Bahkan, mampu keluar dari predikat sebagai kabupaten tertinggal di Jawa Timur.

“Saatnya menyongsong perubahan menuju Bangkalan yang lebih baik,” terangnya.

Ke depan sambung Ra Hasani, jangan sampai para elit politik maupun masyarakat terkotak-kotak hanya karena beda pilihan di pilkada yang telah berlalu. Namun, harus saling bergandengan tangan dan menyatukan persepsi demi membangun Bangkalan.

“Bupati dan wakil bupati yang telah dilantik itu bukan lagi menjadi milik tim sukses, tetapi milik seluruh masyarakat Bangkalan,” ucapnya.

Ra Hasani berharap R. Abdul Latif Amin Imron dan Drs Mohni agar bersikap sebagai pemimpin yang besar dan melihat segala persoalan secara konstruktif. Terutama, menjadi pemimpin yang bijaksana, pengayom, dan mendengarkan aspirasi masyarakatnya.

“Selamat bekerja selama lima tahun ke depan. Kami siap mendukung demi kemajuan Bangkalan,” ujar Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bangkalan, KH Hasani Zubair. (*)

Penulis: Riyan Mahesa

Editor: Ahmad

Email Autoresponder indonesia