Bupati Terpilih, Ra Momon, Hadiri Pentas Music Free Voice

665 views

Ra Momon | oleh : K.jon

Ra Momon di panggung bersama anak-anak muda Bangkalan-foto: K.jon/MC.com

Ra Momon di panggung bersama anak-anak muda Bangkalan-foto: K.jon/MC.com

Maduracorner.com, Bangkalan– Bupati Bangkalan terpilih, H Muhammad Makmun Ibnu Fuad atau lebih akrab disapa Ra Momon menghadiri kegiatan Music Free Voice di gedung Manunggal,  Bangkalan. Ratusan anak muda menyambut kehadiran orang yang akan menjadi pemimpin lima tahun mendatang di pemkab Bangkalan, dengan antusias. “Hidup Ra Momon, hidup Ra Momon. Ternyata kegiatan kita datangi bupati Bangkalan terpilih,” kata muda-mudi yang menonton kegiatan ini, Minggu (23/12) siang.

Dalam gedung Pertemuan milik Kodim itu, anak-anak yang rata-rata di bawah usia 25 tahun ini, langsung mengajak Ra Momon, untuk foto bersama.  Mereka mengacungkan tanda metal.

Ra Momon yang didampingi salah satu panitia Jimhur Saros, naik ke atas panggung. Bersamaan itu pula, alunan musik rock, membahana di ruang itu. “Kita senang, bupati terpilih, mau memperhatikan wadah anak muda Bangkalan,’’ ujar salah seorang pemuda.

Sementara itu, Ra Momon mengatakan, kegiatan ini cukup positif bagi anak-anak yang mencintai seni. Ini  bisa menampung wadah bagi anak mudah yang suka dengan musik. “Ini kegiatan positif bagi anak-anak muda. Sehingga anak-anak muda bisa terhindar dari hal-hal yang negatif,’’ Kata Ra Momon.

Dengan kegiatan ini kata Ra momon, anak muda bisa berkreasi. Dengan melakukan apresiasi  dalam bentuk musik band. “Ini kan bagus bagi anak muda, bisa menyalurkan hobinya, dengan hal-hal yang positif,,’’ terangnya.

Ra Momon sebagai Bupati terpilih yang akan mempimpin Bangkalan, akan mendukung kegiatan seperti ini. Dia berharap acara-acara seperti ini bisa tampil di waktu mendatang. “Yang penting kegiatan band ini bisa menjaga ketertiban. Jangan sampai terjadi pertengkaran apalagi sampai rusuh,” harapnya.

Ditanya kemungkinan akan masuk dalam pembinaan di bidang kebudaayaan, menurut Ra Momon, akan dilihat dulu. “Kami nantinya akan melihat dulu, apakah kegiatan yang seperti ini bisa dimasukkan di kegiatan  bidang kebudayaan dan pariwisata,” pungkas Ra Momon. (jon/min)

 

Email Autoresponder indonesia