Rahasia Dibalik Kekalahan Madura United


Gianyar,  maduracorner.com – Kekalahan Madura United melawan Bali United dengan skor 5-2 di Stadion I Wayan Dipta Gianyar Bali, Minggu (13/08/2017)

Madura United dengan poin 35 harus turun satu peringkat karena kalah selisih gol dan head to head dari Bali United.

Makna kekalahan tersebut bukannya pemain tidak berusaha semaximal mungkin, namun dibalik itu semua tersimpan makna “Keberuntungan”.
Dalam bahasa puisi saya ingat lirik dari penyair besar kita Rendra, 
“Bencana dan keberuntungan sama saja. 
Langit di luar, langit di dalam 
bersatu dalam jiwa” 
Bersatu dalam jiwa pemain, pelatih,  management,  serta Suporter Madura United.

Keberuntungan yang didapat dari kekalahan pertandingan tersebut :
– Mengingatkan kepada seluruh pemain Madura United agar tidak menyepelekan pemain club lain.
– Menambah wawasan kepada Pelatih untuk senantiasa mempelajari strategi dan teknik lawan.
– Mempertebal rasa syukur dan Keimanan bagi jajaran Management, bahwa seorang juara bukanlah senantiasa selalu menang,  namun seringkali kalah  dan yang terpenting takkan pernah “Menyerah”.
  – Mengingatkan kepada Suporter Madura Bersatu (K-conk Mania,  Truman,  Tretan Dhibi’,  Peccot Mania) agar senantiasa mendukung sepenuhnya club pujaannya.  Dengan ungkapan “Kalah Kudukung,  Menang Kujunjung”.

Masyarakat Madura selayaknya tetap menghargai Achsanul Qosasih, satu-satunya orang Madura yang masih peduli terhadap Maduranya,  yang mau bersusah-payah mendirikan club Bola dan mengenalkan Madura dengan Bolanya. Dengan slogan “Madura Bersatu”.

Mator Sakalangkong Achsanul Qosasih, moge-moge jembar bajrah tekka hajet.

By : Jiddan

Posting Terkait