Ratusan Liter Arak Dan Miras Oplosan Diamankan Polisi

673 views
image

Miras Yang Diamankan di Mapolres Bangkalan

Bangkalan,maduracorner.com – Meski sering dirazia, peredaran minuman keras racikan sendiri atau miras oplosan masih marak dilakukan oleh warga di Bangkalan. Polisi pun terus merazia tempat-tempat pembuatan miras tersebut. Hasilnya, sekitar 500 liter lebih miras yang dikemas dengan berbagai wadah berhasil diamankan.

Penyitaan ratusan liter miras ini dilakukan setelah adanya laporan masyarakat Burneh mengenai aktivitas penjualan dan pengoplosan miras oleh seorang warga setempat berinisial A. Setelah didatangi, polisi menemukan miras oplosan dan arak tersebut di rumah A. Petugas pun langsung mengamankannya ke Mapolres Bangkalan.

“Kita amankan minuman keras ini dari warga Burneh berinisial A. Begitu dapat, langsung kita bawa ke sini (polres),”ujar Kasat Sabhara Polres Bangkalan AKP Bidaruddin kepada maduracorner.com, minggu (8/3/2015) sore.

Ratusan liter miras siap edar ini terdiri atas kemasan borol air mineral maupun yang masih ditampung dalam 2 drum besar. Dari pengakuan A kepada polisi, dirinya sudah melakukan pengoplosan miras sejak 3 tahun lalu yang selanjutkan diedarkan ke sejumlah warung di Bangkalan. “Ada miras yang dioplos. Ada juga arak,”tambah Bidaruddin.

Selain miras oplosan dan arak, polisi juga menyita ratusan botol miras lainnya yang memiliki merk. Miras yang diamankan dari salah satu toko ini merupakan minuman keras yang melebihin kadar alkohol di atas ketentuan. “Kita juga amankan miras yang melebihi kadar alcohol 5% sebagaimana yang diatur dalam Perda Kabupaten Bangkalan,”terangnya lagi.

Bidaruddin juga mengatakan, razia ini dilakukan dikarenakan peredaran miras oplosan tersebut seringkali menjadi sumber dan awal terjadinya tindak kriminalitas. Selain berbahaya bagi pemakainya. “Demi kebaikan bersama. Setidaknya bisa meminimalisir tindak kejahatan yang diawali pesta miras”,kata perwira yang juga mantan Kapolsek Arosbaya ini.

Meski begitu, pelaku tidak ditahan. Mereka hanya diperiksa serta wajib lapor. “Kita hanya kenakan pasal tindak pidana ringan atau tipiring saja,”pungkas Bidaruddin sambil tersenyum. (mad)

Penulis: Mamad El Shaarawy
Editor: Mamad El Shaarawy

Email Autoresponder indonesia