Ratusan Massa Gempur Gelar Unras Tandingan ke DPRD Bangkalan

image

Ratusan Massa Gempur Gelar Unras Tandingan ke DPRD Bangkalan

Bangkalan, maduracorner.com – Sebanyak 300 massa dari Gerakan Masyarakat Pendukung Ra Momon (Gempur) menggelar unjuk rasa (unras) tandingan ke gedung wakil rakyat DPRD Kabupaten Bangkalan, Senin, (28/9/2015). Aksi tersebut merupakan balasan dari buntut unras sebelumnya yang dilakukan oleh Garda Bangsa dan Gema Saba beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, saat itu Garda Bangsa dan Gema Saba meminta agar DPRD Bangkalan melakukan hak interpelasi dan angket terhadap kepemimpinan Bupati Bangkalan, Muh. Makmun Ibnu Fuad yang akrab disapa Ra Momon tersebut. 

“Kami mendesak wakil rakyat agar menolak usulan hak interpelasi dan hak angket terhadap Bupati Bangkalan yang disampaikan Garda Bangsa dan Gema Saba,”kata korlap aksi Gempur, Muskib Abdullah dari atas mobil pick up yang membawa pengeras suara.

Gempur juga membacakan 7 pernyataan sikapnya yang kemudian diserahkan kepada sejumlah pimpinan DPRD yang menemui mereka. Menurut mereka, 7 sikap dan tuntutan mereka tersebut demi kondusivitas atau stabilitas masyarakat Bangkalan sendiri. Yakni:

1.Mendesak DPRD Bangkalan mempertahankan jabatan Bupati-Wabup Bangkalan hingga akhir masa jabatannya
2. Mendesak agar anggota dewan mengabaikan hak interpelasi dan hak angket yang diinisiasi oleh segelintir elit politik
3. Rakyat Bangkalan menilai kinerja Bupati Bangkalan cukup baik
4. Mendesak kepada Fraksi PKB DPRD Bangkalan untuk menghentikan segala bentuk manuver politiknya yang kontra produktif dalam mewujudkan stabilitas di Bangkalan
5. Mengutuk segala bentuk manuver yang bersifat makar dan inkonstitusional kepada Pemkab Bangkalan
6. Mengecam gerakan yang bersifat subyektif demi ambisi pribadi dan tidak mewakili aspirasi rakyat
7. Mengutuk segala bentuk manuver yang mendholimi Bupati Bangkalan.

Menanggapi tuntutan massa tersebut, 3 Wakil Ketua DPRD Bangkalan yaitu Fathurrahman (Fraksi PDI), Abdul Rahman (Fraksi Demokrat) dan Latif Imron (Fraksi P3) ternyata memberi jawaban kompak.

Ketiganya berjanji akan memenuhi permintaan massa yakni tidak akan melakukan hak interpelasi dan hak angket terhadap kepemimpinan Bupati Bangkalan. Mereka juga menyatakan akan tetap mendukung Ra Momon hingga akhir masa jabatannya.

“Kami sebagai wakil rakyat tetap mendukung penuh kepemimpinan duet Ra Momon dan Ra Mondir hingga akhir masa jabatannya. Kami hanya meminta agar kinerja Bupati Bangkalan labih baik lagi,”tegas Fathurrahman. (yan/mad).

Penulis : Aryan
Editor  : Mamad El Syahraawi

Email Autoresponder indonesia