Ratusan Sapi di Sampang Tidak Bisa Bunting

705 views

Sampang, maduracorner.com – Faktor biaya menjadi salah satu pemicu minimnya kesadaran peternak sapi memeriksakan hewan ternaknya. Akibatnya, selama 2015 ratusan sapi di Sampang didapati mengalami gangguan reproduksi hingga menyebabkan sapi tidak bisa bunting dan bahkan keguguran pada saat melahirkan.

Kabid Kesehatan Hewan Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP) Sampang Halifatul Ummah mengatakan, pada tahun 2015 lalu, petugas Keswan (Kesehatan Hewan) DKPP Sampang menemukan 585 ekor sapi yang mengalami gangguan reproduksi. Sedangkan pada tiga bulan terakhir di tahun 2016 ini, sudah ada 17 ekor sapi.

“Alasan peternak tidak memeriksa sapinya karena faktor biaya. Padahal petugas keswan tidak mematok biaya, kalau peternak kurang mampu bisa gratis kok,” ujarnya, Rabu (23/03/2016).

Dirinya menuturkan, hewan ternak yang mengalami gangguan reproduksi disebabkan beberapa faktor, di antaranya kelainan anatomi tubuh hewan dan juga adanya bakteri atau virus yang menyerang hewan.

“Biasanya juga dipengaruhi oleh pakan ternak, sapi kerap juga rentan mengalami gangguan reproduksi karena pengaruh jamu,” sambungnya.

Namun, rata-rata sapi yang mengalami gangguan reproduski berada di wilayah yang minim pakan ternak pada saat musim kemarau.

“Dari 14 Kecamatan, ada 4 Kecamatan yakni Robetal, Karang Penang, Camplong dan Tambalengan yang paling banyak kasus gangguan reproduksi, karena minimnya pakan ternak,” tukasnya.

Untuk mengatasi hal itu, petugas Keswan DKPP memberikan penyuluhan dan pengobatan gratis berupa vitamin serta pakan, untuk perangsang hormon hewan yang mengalami ganggun reproduksi.(aji)

Editor: Buyung Pambudi

Email Autoresponder indonesia