Rawan Ambruk, Warga Waswas Melintasi Jembatan Pangpajung di Kecamatan Modung

 

Bangkalan, maduracorner.com – Masyarakat Kecamatan Modung merasa khawatir jika melewati jembatan proyek inpres tahun 1991/1992 sepanjang 15 meter di Desa Pangpajung Kecamatan. Lebih-lebih para pengguna kendaraan baik roda 4 maupun roda 2 saat melintasi jembatan berusia 24 tahun tersebut.
 
 “Bila melewati jembatan ini, saya sering merasa was-was pak. Sebab selain besi pengaman sisi sampingnya banyak yang rusak, pojok fondasi jembatan yang dekat laut itu juga sudah ambrol,”ujar salah satu supir MPU jurusan Kamal – Sampang, Suraji kepada maduracorner.com saat berhenti dan ditemui di lokasi, jumat (4/12/2015).

Hal yang sama dikatakan oleh Hasan, warga setempat. Ia menuturkan, pagar sisi samping jembatan dan fondasinya serta  pelengsengan tangkis laut sepanjang 30 meter memang sudah rusak parah. “Padahal ketiganya saling menaut dengan jembatan itu. Dan batu berserakan disekitarnya”,katanya.
 
Ia menambahkan, jika fondasi jembatan yang rusak dan pelengsengan tangkis laut yang jebol itu tidak segera diperbaiki, lama kelamaan jembatan tersebut bisa ambruk.  “Hampir satu tahun ini belum pernah tersentuh perbaikan oleh instansi berwenang. Bahkan saat hujan lebat dan ombak besar yang meluber hingga ke jalan, para pengendara R4 dan R2 merasa waswas melintasinya”, tambah Hasan.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga PU dan Pengairan Bangkalan, Taupan Zarwansyah ketika dikonfirmasi di kantornya tidak ada. Bahkan telepun selulernya saat dihubungi juga tidak diangkat. (yan/mad)

Penulis : Aryan
Editor  : Mamad el Shaarawy
Email Autoresponder indonesia