Rencanakan Pengadaan Bus Antar Desa Resahkan Pemilik MPU

1074 views
image

Sopir MPU saat di Dishubkominfo Bangkalan

Bangkalan, maduracorner.com – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Bangkalan, berencana menyediakan sembilan mini bus antar desa. Penyediaan transportasi tersebut ditentang oleh para pemilik Mobil Pengangkut Umum (MPU) yang tergabung dalam Organisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda).

Sebagai bentuk protes atas rencana tersebut, puluhan angggota Organda mendatangi kantor Dishubkominfo, Senin (1/9/2015). Mereka menilai adanya transportasi baru itu sangat meresahkan, karena mengancam keberlangsungan hidup pemilik MPU yang selama ini dijadikan satu-satunya sumber penghasilan untuk menyambung hidup.

“Kami sangat keberatan jika pengadaan bus benar-benar dilakukan. Sudah pasti kami kehilangan sumber penghasilan,” ujar Ketua Organda Bangkalan, Mulyadi kepada maduracorner.com.

Apabila Dishubkominfo menyediakan fasilitas transportasi bus, kata Mulyadi sudah pasti masyarakat memilih kendaraan tersebut dibandingkan menggunakan MPU.

“Kalau kami tidak beroprasi lagi karena kehilangan penumpang, lantas mau makan apa?,” imbuhnya.

Menurutnya, pendapatan pemilik MPU semakin berkurang karena minimnya penumpang sejak berdirinya jembatan Suramadu. Pasalnya, masyarakat tidak lagi melewati dermaga Kamal. Belum lagi keberadaan MPU gelap semakin membuat penghasilan jauh dari harapan.

“Selain pengadaan bus tuntutan kami juga menuntut penertiban keberadaan MPU plat hitam. Sebab, mereka itu ilegal,” tegas Mulyadi.

Sementara itu, Kabid Sarana dan Prasarana Dishubkominfo Bangakalan, Zainal Arifin menyatakan pengadaan sembilan bus masih sebatas rencana saja dan belum tau pasti kapan bisa direalisasikan. Mengenai keberadaan MPU plat hitam, pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan Satlantas Polres Bangkalan.

“Ini masih sebatas rencana, karena memang program pemerintah ingin memudahkan transportasi masyarakat untuk menunjang peningkatan bidang ekonomi. Tapi, rencana itu kan belum pasti kapan dilaksanakan,” jelas Zainal.(hery)

Penulis : Doni Heriyanto
Editor : Achmad

Email Autoresponder indonesia