RP 600 Juta Amankan Harga Gabah Petani

344 views
Petani Padi-Foto: A Shohib/MC.com

Petani Padi-Foto: A Shohib/MC.com

Masing-masing Gapoktan Dapat Rp 10 juta I Oleh : A.Shohib

Maduracorner.com,Bangkalan–untuk mengamankan harga gabah petani pada musim panen ini, Badan Urusan Ketahanan Pangan (BUKP) kabupaten Bangkalan menyediakan dana sebesar Rp 600 juta. Ratusan juta dana tersebut dipinjamkan kepada Gabungan Kelompok tani (Gapoktan). “Setiap Gapoktan itu besaran pinjaman dana untuk modal pembelian gabah bervariasi, mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 15 juta/Gapoktan,” terang BUKP Bangkalan, A. Fanani, Rabu (26/03)

Dijelaskan Fanani, di kabupaten Bangkalan ini ada 30 Gapoktan, namun di dalam memberikan pinjaman modal kepada Gapoktan  untuk pengendalian harga gabah ini, pihaknya sangat selektif.”Gapoktan yang memang kridibel dan manajemennya bagus yang dapat pinjaman modal, karena dana ini hanya untuk contoh manajemen dana bergulir, jadi  gabah dikeringkan terlebih dahulu kemudian disimpan,” jelas Fanani.

Lebih lanjut A Fanani menjelaskan, sebenarnya  pengendalian harga gabah petani ini tugasnya pemerintah melalui Bulog, kalau  Badan  urusan ketahanan pangan sendiri, tugasnya hanya memberikan penyuluhan-Penyuluhan saja. “Jadi fokus kantor kami hanya olahan tanaman pekarangan, kawasan rumah pangan lestari,” tuturnya.

Dikatakan Fanani, untuk dana bergulir tahun ini jumlah bertambah, jika pada tahun 2013 lalu dana bergulir Rp 500 juta, tahun ini naik Rp 100 juta menjadi Rp 600 juta. “Alhamdulillah Gapoktan yang menerima pinjaman dana ini tertib dan lunas semuanya,” kata Fanani.

Ditambahkan Fanani, jika melihat jumlah dana yang ada dengan luas lahan pertanian, maka dana tersebut masih kurang kalau untuk pengendalian harga gabah petani. “Luas lahan pertanian kita itu 29 ribu hektar, jadi kalau untuk dana pengendalian harga gabah jelas kurang,” terangnya.

Terpisah Ketua Komisi B DPRD Bangkalan Abd Rofik, mengatakan, Dewan akan selalu mendukung program yang diajukan mitra kerjanya untuk peneingkatan ekonomi masyarakat. “Kami selalu mendukung  untuk pembangunan perekonomian di kabupaten bangkalan,  disektor pertanian sudah ada perda perlindungan lahan dan  penyertaan modal,” pungkas Abd Rofik (shb)