RSUD Sampang Tertutup Soal Jumlah Penderita DBD, Diminta Data Humas RSUD Ngamuk

image

Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sampang, Yuliono

Sampang,Maduracorner.com- Penyakit demam berdarah dengue (DBD) terus menghantui warga Di Kabupaten Sampang. Pertengahan bulan januari 2015 jumlah penderita DBD yang dirawati di  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sampang disinyalir semakin meningkat  apabila dibandingkan dengan bulan desember 2014 lalu.

Namun sayangnya, saat dikonfirmasi kepada Humas RSUD Sampang, Yuliono, kurang simpatik dan terkesan enggan memberikan tanggapan saat terhadap jumlah pasien DBD yang dirawat di RSDU Sampang.

“Datanya minta ke media lain saja, kemarin sudah saya berikan, masak yang datang satu-satu. Sedang banyak pekerjaan nanti ngamuk-ngamuk dia (karyawan),” ketus Humas RSUD Sampang Yuliono sambil memainkan HP. jum’at (16/01/2015).

Dari informasi yang dihimpun Maduracorner.com, hingga kemarin sore jumlah penderita DBD yang dirawat di RSUD Sampang mencapai 36 pasien. Dengan total jumlah hingga tanggal 16 januari 2015 sebanyak 56 pasien. Jumlah penderita DBD itu cenderung lebih meningkat dibandingkan dengan penderita DBD pada bulan desember 2014 lalu yang jumlahnya mencapai 34 penderita.

Sebelumnya pernah diberitakan, di bulan januari ini saja penyakit DBD telah mengakibatkan kematian tiga orang penderita DBD. Diantaranya SF (4) warga Desa Taman Kecamatan Sreseh, NB (6) warga Desa Rabesan Kecamatan Kedungdung dan FW (24) warga Desa Muktesareh Kecamatan Kedungdung.

Penulis : S Umar Al Farouq
Editor  : Sohib

Email Autoresponder indonesia