Rumput Mulai Langka, Peternak Pilih Jerami Sebagai Makanan Pengganti

satu  Pick-up Jerami harganya Rp 400 Ribu | Oleh :  Aryan

Musa'i saat membeli jerami di desa Sepulu-foto : Aryan/Mc.com

Musa’i saat membeli jerami di desa Sepulu-foto : Aryan/Mc.com

Maduracorner.com,Bangkalan– Pada Kemarau seperti saat ini, para peternak didesa Manokan kecamatan Kokop mulai kesulitan memperoleh rumput untuk makanan sapi mereka. Karena rumput sudah langka, para peternak memilih jerami sebagai pengganti makanan ternaknya. Untuk menperoleh jerami tidak mudah, karena untuk mendapatkan jerami mereka harus pergi keluar kecamatan Kokop, dan harganya  lumayan mahal.

“Harga jerami kering dalam 1 pickup Rp 400 ribu, sudah termasuk ongkos angkut dan buruh untuk menaikan jerami Rp 100 ribu dalam sekali angkut,” terang Musa’i saat membeli jerami didesa Sepulu Kecamatan Sepulu, Rabu, (25/9).
Menurutnya, untuk membeli jerami kering tidak sulit sebab para petani sudah tahu dan sengaja menyimpan jeraminya ditengah atau dipinggir sawah seusai panen padi dipinggir jalan raya Desa Sepulu dan disekitarnya. Apalagi, pada saat ini petani sudah banyak yang pinter dan jarang mau memberikan jeraminya secara Cuma-Cuma.

“Sekarang ini tidak ada barang gratis, semuanya harus beli, termasuk jerami yang dulunya dibuang dan dibakar oleh pemiliknya. tapi pada musim kemarau ini jerami bisa menjadi uang sebab sangat dibutuhkan sebagai pengganti pakan ternak sapi ketika rumput segar semakin langka dan sulit didapat,” pungkas Musa’i. (yan/min).

Email Autoresponder indonesia