Sakit Tidak Kunjung Sembuh, Perempuan Ini Malah Sering Dipukuli Suaminya

image

Horidah (tengah) Saat Melapor di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolres Bangkalan.

Bangkalan, maduracorner.com – Malang benar nasib Horidah. Perempuan setengah baya warga Kelurahan Bancaran, Bangkalan ini mendapat perlakukan kasar dari Sahrul, suaminya sendiri. Tidak tahan dengan rasa sakit karena sering dipukul, Horridah pun mendatangi Mapolres Bangkalan untuk melaporkan sang suami ke polisi, senin (19/01/2015) siang dengan ditemani keluarganya.

Horidah yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga ini menuturkan, Sahrul merupakan suami keduanya setelah sebelumnya Horidah cerai dengan suami pertamanya.

Ia menceritakan, perilaku kasar oleh Sahrul disebabkan penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh. Horidah memang sakit sehingga ia tidak bisa berjalan dan nyaris lumpuh. Namun rupanya Sahrul hilang kesabaran sehingga ia kerap dipukuli.

Kekerasan ini pun menyebabkan Horidah menderita memar di beberapa bagian tubuhnya. Terutama pada bagian punggung, leher dan kepalanya. Bahkan bibirnya berdarah setelah mendapat pukulan tangan Sahrul.

“Saya dipukuli. Bahkan diancam dibunuh, pak”,kata Horidah sambil meneteskan air mata di depan polisi yang membuat laporan kasus ini di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolres Bangkalan. “Hanya karena saya sakit dan tidak sembuh-sembuh dalam beberapa bulan ini”,tambahnya.

Ardi, anak Horidah dari suami pertama yang ikut mengantar sang ibu memohon agar polisi bisa memeriksa dan menangkap Sahrul. Ardi rupanya tidak bisa menerima ibunya diperlakukan secara kasar oleh Sahrul, bapak tirinya tersebut. “Ibu saya sudah sakit masih dipukuli juga. Kasihan ibu pak”,pintanya.

Dari penuturan Horidah, perilaku mbeling Sahrul ternyata bukan hanya dipukuli.  Namun perhiasan emas miliknya juga sudah tidak ada karena digadaikan oleh Sahrul. Hal ini dilakukan tanpa persetujuan dirinya. Padahal, perhiasan tersebut merupakan hasil menabung saat Horidah masih bekerja sebagai TKW di Malaysia sebelum menikah dengan Sahrul. Kasus ini pun kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Bangkalan. (mad)

Penulis: Mamad el Shaarawy

Email Autoresponder indonesia